Suasana Masjid Al-Ikhlas yang seharusnya sakral setelah akad nikah, seketika berubah menjadi ruang negosiasi yang dingin. Siska, Roy, dan kedua orang tua Inggit tidak membiarkan Hana menarik napas lega sebagai pengantin baru. Seolah sudah tak sabar, mereka bahkan membawa pengacara yang menangani aset-aset Inggit untuk hadir di sana.
Hana duduk dengan jemari yang saling bertaut kuat. Di depannya, lembaran-lembaran dokumen hukum terhampar, menuntut tanda tangannya sebagai syarat pencairan harta yang dibekukan. Hana merasa sangat tidak nyaman, namun ia sadar, ini adalah satu-satunya jalan untuk memutus rantai yang menjeratnya. Dengan tangan sedikit gemetar, ia menandatangani berkas tersebut.
Setelah memastikan semua urusan harta mereka aman, Siska dan orang tuanya beranjak pergi tanpa sepatah kata selamat pun untuk pernikahan Hana dan Arlan. Mereka melangkah pergi seolah-olah baru saja menyelesaikan transaksi jual beli yang melelahkan.
Namun, Romi tidak ikut pergi. Ia tetap berdiri di sana, menatap Hana dan Arlan dengan pandangan yang seolah ingin menguliti mereka hidup-hidup. Arlan yang menyadari tatapan penuh kebencian itu, segera berdiri dan memasang badan.
"Ada apa, Rom? Mengapa menatap Hana seperti itu?" tanya Arlan, suaranya rendah namun penuh penekanan.
Romi terkekeh sinis, sebuah tawa yang meremehkan.
"Saya hanya sedang menatap seorang perusak rumah tangga kakak saya yang baru saja naik kasta, Bapak Arlan yang terhormat," ucapnya dengan nada pedas yang menghujam.
Hana hanya mampu menghela napas panjang, kepalanya ia tundukkan. Ia terlalu lelah untuk sekadar membela diri dari tuduhan yang sudah ia dengar berulang kali itu.
"Jaga bicaramu, Romi! Hana itu istri saya sekarang. Hormati dia!" tegas Arlan memperingatkan.
"Hormat? Bahkan kakak saya baru satu bulan meninggal dan kalian sudah resmi menikah. Wah... sungguh sebuah skenario yang sangat rapi. Kalian pasti sudah merencanakannya sejak lama, kan?" tuduh Romi lagi.
"Ini memang sudah direncanakan!" sahu…
AKU BUKAN PELAKOR : Amanat Di Atas Kain Kafan
Bab 14: Perisai yang Berdiri Tegak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments
Sri Jumiati
syukurin Romi .cinta ditolak berusaha menjelekan hanna
2026-07-07
1