Udara di dalam ruang kunjungan kantor polisi terasa pengap, seolah oksigen enggan singgah di antara dua pria yang sedang berhadapan itu. Arlan duduk dengan punggung tegak, kedua tangannya tertaut di atas meja. Matanya yang tajam menatap Romi, adik bungsu mendiang Inggit, yang kini mengenakan rompi tahanan oranye.
Bukannya merasa bersalah, Romi justru menyandarkan tubuhnya dengan angkuh. Sebuah senyum mengejek tersungging di wajahnya yang kusam.
"Saya tidak menyangka kamu pelakunya, Romi," desis Arlan.
Suaranya rendah, namun mengandung getaran amarah yang tertahan.
"Bapak Dosen Arlan yang terhormat..." Romi memotong dengan nada sinis.
"Wanita itu memang pantas mendapatkannya. Dia itu rubah berbulu domba, Bang."
Srak!
Arlan langsung berdiri dan mencengkeram kerah baju Romi, menariknya hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa senti. Amarah yang sejak tadi ia tekan hampir meledak. Rasanya Arlan ingin sekali melayangkan pukulan telak ke rahang laki-laki di hadapannya ini.
"Jaga bicara kamu, Romi!"
"Kenapa? Sakit hati?" Romi tertawa remeh, matanya menantang.
"Dia itu terlalu sok suci, Bang. Ternyata yang diincer yang tajir, nggak peduli itu dosennya sendiri atau bukan. Murahan."
Cengkeraman tangan Arlan mengerat hingga buku-bukunya memutih.
"Satu kata lagi keluar dari mulut sampahmu itu..."
"Atau apa, Bang?" potong Romi lagi, tampak terlalu percaya diri.
"Gue nggak takut masuk penjara. Mama nggak mungkin biarin gue lama-lama di sini. Paling besok gue sudah bebas pakai jaminan."
Arlan terdiam sejenak, lalu perlahan ia melepaskan cengkeramannya. Alih-alih meledak, Arlan justru menyunggingkan senyum sinis yang belum pernah ia tunjukkan pada siapa pun. Sebuah senyuman yang membuat nyali Romi yang tadinya membumbung, mendadak menciut.
"Kamu terlalu meremehkan saya, Romi," ucap Arlan penuh penekanan, wajahnya kini sedingin es.
"Saya sendiri yang akan menjamin kamu mendekam di sini sampai membusuk. Tidak akan ada jaminan, tidak ada pengacara yang bisa mengeluarkan…
AKU BUKAN PELAKOR : Amanat Di Atas Kain Kafan
Bab 35: Jeruji Besi dan Drama Piyama Pink
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments
Nifatul Masruro Hikari Masaru
jangan nangis dilla barang kali jodoh
2026-04-02
1