Malam semakin larut, menyisakan keheningan yang menenangkan di dalam kamar utama mereka. Pendingin ruangan mendengung halus, mengiringi suasana hangat yang tercipta di atas ranjang berukuran besar itu.
Hana menyandarkan tubuhnya dengan nyaman, menyembunyikan dirinya sepenuhnya di dalam dekapan hangat sang suami. Lengan kokoh Arlan melingkar protektif di pinggangnya, sementara jemari pria itu bergerak lambat, mengusap lembut lengan Hana, menyalurkan rasa aman yang tak tergantikan.
Dalam posisi yang begitu dekat, Hana bisa mendengar detak jantung Arlan yang beritme tenang. Sebuah senyuman sekilas terbit di bibir manisnya. Ia menatap langit-langit kamar sebelum akhirnya bergumam pelan, memecah keheningan malam.
"Mas..." panggil Hana, suaranya nyaris berupa bisikan lembut.
"Iya, Sayang? Kenapa, hm?" sahut Arlan sembari merundukkan sedikit wajahnya, mengecup pucuk kepala Hana dengan penuh kasih.
Hana terkekeh pelan, mengingat kembali kilasan masa lalu yang terasa begitu absurd jika dipikirkan sekarang.
"Aku cuma... tiba-tiba kepikiran saja. Benar-benar tidak menyangka kalau jalan hidupku akan berbelok sejauh ini. Aku tidak pernah membayangkan kalau dosen yang paling populer, paling dingin, dan paling ditakuti seantero kampus oleh mahasiswanya ini, sekarang malah statusnya sudah jadi suamiku. Tidur di sampingku setiap malam."
Mendengar penuturan jujur istrinya, Arlan terkekeh rendah. Dada bidangnya bergetar halus, membuat Hana yang bersandar di sana dapat merasakannya dengan jelas.
"Ya... kadang takdir memang sebercanda itu, Hana," ujar Arlan dengan nada penuh refleksi.
Ia menerawang sejenak, menatap ke depan dengan tatapan mata yang mendalam.
"Tapi yang jelas, saya selalu dan akan terus mensyukuri apa pun yang hadir di dalam hidup saya saat ini. Termasuk kamu."
Arlan mengembuskan napas perlahan, ada binar haru sekaligus kerinduan yang damai di matanya saat melanjutkan kalimatnya.
"Saya memang pernah kehilangan Inggit, sosok yang dulu menjadi separuh jiwa saya. Namun, di…
AKU BUKAN PELAKOR : Amanat Di Atas Kain Kafan
Bab 68: Takdir dan Sepucuk Amanah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments
Rismawati Damhoeri
kok saya?, sama istri formal kali nyebutnya thor...🙏
2026-07-14
1