Langit pagi tertutup asap hitam.
Bau darah dan kayu terbakar memenuhi udara sejak kelompok Gerald keluar dari hutan.
Tak ada suara burung. Tak ada suara kehidupan.
Hanya dunia yang perlahan berubah jadi neraka.
Gerald berjalan paling depan sambil memperhatikan jalanan rusak di depan mereka.
Bekas roda kereta. Mayat kuda. Rumah-rumah terbakar.
Invasi orc ini terlalu besar.
Dan semakin jauh mereka berjalan…
Semakin jelas satu hal: umat manusia sedang kalah.
“Gerald…”
Elias berjalan mendekat sambil memegang tombak.
“Apa kerajaan bakal menang?”
Gerald diam beberapa detik.
“…Kalau mereka masih perang sesama manusia?”
Ia melihat asap perang di kejauhan.
“Tidak.”
Jawaban itu membuat Elias terdiam.
Jujur.
Namun menyakitkan.
Di belakang mereka, Boris masih sibuk makan roti sambil berjalan.
“Aku rasa manusia kalah karena gak sarapan.”
“KAU BISA DIAM SEKALI AJA GAK?!”
“Aku serius.”
“ITU MASALAH TERAKHIR DUNIA SEKARANG!”
Beberapa tentara malah tertawa kecil.
Aneh.
Namun justru itu membuat suasana perjalanan tidak terlalu mencekam.
Gerald memperhatikan mereka diam-diam.
Mereka lelah. Ketakutan. Dan hampir kehilangan harapan.
Kalau mental mereka hancur sekarang…
Mereka tidak akan bertahan lama.
Tak lama kemudian—
“Asap.”
Gerald berhenti berjalan.
Di balik bukit kecil terlihat asap putih naik perlahan.
Asap masakan.
Yang berarti: manusia.
“Pelan-pelan,” ujar Gerald.
Semua langsung siaga.
Mereka mendekati area itu perlahan sambil memegang senjata.
Dan setelah melewati bukit…
Sebuah kamp kecil terlihat di depan mereka.
Tenda kain berdiri seadanya. Kereta rusak dijadikan dinding. Anak-anak menangis. Orang-orang terluka duduk di tanah.
Kamp pengungsi.
Wajah Elias sedikit lega.
“Masih ada yang selamat…”
Namun Gerald justru menyipitkan mata.
Terlalu sepi.
Tidak ada penjaga. Tidak ada patroli.
Bahkan tidak ada orang yang memperhatikan sekitar.
Bahaya.
Gerald baru saja ingin bicara—
“BERHENTI!”
Puluhan pria bersenjata keluar dari balik tenda.
Busur diarahkan. Tombak diangkat.
“Jangan berg…
The 10th Battalion
Makanan dan Orang Gila
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments
Luthfi Afifzaidan
kok di ulang lg thor?
2026-05-26
1