WHUSSH!!
Ashen menghilang dari pandangan semua orang.
Bukan sekadar cepat.
Namun seperti benar-benar lenyap dari medan perang.
Keheningan sepersekian detik langsung menyelimuti halaman Blackstone Fort.
Lalu—
CRASSHH!!
Darah muncrat dari bahu Gerald.
Semua langsung membelalak.
Karena Ashen sudah muncul di belakang Gerald.
Cepat sekali.
Elias langsung panik total.
“ANJIR!” “AKU BAHKAN GAK LIAT DIA GERAK!”
Kael menggertakkan gigi.
“…Golden Style.”
Rune emas di pedang Ashen masih menyala tipis.
Dan tiap kali rune itu berdenyut—
Gerakannya berubah makin sulit dilihat.
WHUSSH!!
Ashen menghilang lagi.
CLANG!! CRASSHH!! WHUSSH!!
Satu serangan. Dua serangan. Tiga serangan.
Semuanya datang dari sudut berbeda.
Gerald berhasil menahan sebagian.
Namun tetap terluka sedikit demi sedikit.
Ashen mendarat ringan beberapa meter jauhnya.
Tatapannya tenang.
“…Sekarang mulai terasa.”
Doran di atas tembok malah tertawa senang.
“HAHAHAHA!” “DIA LEBIH CEPAT DARI KAU!”
“ITU BUKAN HAL YANG HARUS DISEMANGATI!” teriak Elias.
Namun Gerald sekarang mulai sadar:
Golden Style bukan teknik kekuatan.
Namun teknik pembunuhan.
Semua gerakan Ashen dibuat untuk:
membunuh cepat
memotong titik lemah
dan menghabisi lawan sebelum sadar
Dan yang paling berbahaya—
Ashen selalu menyerang setengah langkah lebih cepat dari prediksi normal.
WHUSSH!!
Ashen muncul lagi dari kanan.
Gerald langsung menahan.
CLANG!!
Namun—
Pedang kedua Ashen sudah datang ke leher.
CRASSHH!!
Gerald berhasil memiringkan tubuh tipis.
Namun pipinya kembali terluka.
Darah menetes pelan.
Ashen tersenyum kecil.
“…Kau mulai lambat.”
Keheningan turun.
Karena sebenarnya…
Gerald memang mulai kesulitan.
Tubuhnya masih belum pulih dari duel melawan Magnus.
Dan Ashen sengaja memanfaatkan itu.
Victor melihat duel sambil menyipitkan mata.
“…Cerdas.”
Mira melirik.
“Hm?”
“Dia datang setelah Magnus pergi.”
Tatapannya tetap pada Ashen.
“Artinya dia memang menunggu Gerald lelah.”
Keheningan langsung terasa lebih dingin.
Karena itu berarti—
Ashen bukan pet…
The 10th Battalion
Golden Hunter
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments