Malam berubah sunyi.
Tak ada suara anak-anak. Tak ada suara tawa.
Seluruh desa The 10th Battalion membeku melihat pemandangan di depan gerbang.
Ratusan obor menyala di tengah gelap hutan utara.
Dan di antara pasukan Raven…
Puluhan orc berjalan bersama manusia.
Armor hitam. Kapak besar. Mata merah menyala.
Manusia dan monster kini berdiri di sisi yang sama.
“…Mustahil.”
Elena masih tidak percaya.
Karena selama ini— orc selalu membantai manusia tanpa peduli siapa pun.
Namun sekarang…
Mereka berjalan mengikuti Raven.
Elias langsung pucat total.
“OH BAGUS.” “SEKARANG DIA PUNYA PET MONSTER.”
Boris perlahan mundur sedikit.
“…Aku gak suka update terbaru ini.”
Doran justru menyeringai lebar.
“HAHAHAHA.” “Jadi makin menarik.”
“KAU EMANG SAKIT JIWA!”
Di depan lautan obor itu—
Raven berdiri tenang sambil membawa pedang hitam besarnya di pundak.
Tatapannya lurus ke arah Gerald.
Dan malam ini…
Tatapan itu berbeda.
Lebih tajam. Lebih berat.
Seolah ia sudah memutuskan sesuatu.
“…Sekarang.” “…giliran kalian.”
Keheningan turun.
Angin malam berhembus melewati pagar desa.
Dan Gerald langsung sadar satu hal:
Raven tidak datang untuk mengancam.
Ia datang untuk perang penuh.
WHUSSH…
Pasukan Raven perlahan membuka jalan.
Lalu—
Sesuatu yang besar keluar dari tengah barisan mereka.
BUMM… BUMM… BUMM…
Tanah desa bergetar pelan.
Elias langsung memucat lagi.
“…Tidak.” “JANGAN BILANG ADA ORC LORD LAGI.”
Namun yang muncul kali ini berbeda.
Bukan Orc Lord.
Melainkan manusia.
Tinggi hampir dua meter. Tubuh penuh bekas luka. Dan matanya merah seperti monster.
Rantai besi besar melilit lengannya.
Kael langsung membeku.
“…Fenrir.”
“Hah?” Elias bingung.
“Mantan jenderal kerajaan utara.”
Elena terlihat syok.
“Dia masih hidup?”
Kael menggertakkan gigi.
“Sayangnya.”
Fenrir melangkah maju sambil menyeret rantai besinya di tanah.
DUURRR…
Suara logam itu menggema menyeramkan.
Dan yang paling mengerikan—
Aura pria itu terasa setengah manusia. Setengah monster.
Raven akhirnya bicara:
“Dunia berubah.”
Tatapanny…
The 10th Battalion
Raja dan Monster
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments