“…Dunia sudah tenggelam sejak lama.”
Suara Gerald turun tenang di tengah hutan yang dipenuhi cahaya putih.
Keheningan langsung membeku.
Angin malam berhenti. Daun-daun tak bergerak. Bahkan tekanan Holy Pressure milik Lucien terasa diam sepersekian detik.
Tatapan santo perang itu tertuju lurus pada Gerald.
Dan untuk pertama kalinya malam itu—
Lucien tidak langsung menjawab.
WHUSSH…
Aura hitam di sekitar Gerald terus berputar perlahan.
Gelap. Berat. Dingin.
Namun di balik semua itu—
Ada sesuatu yang membuat semua orang merinding.
Aura itu terasa seperti… kesedihan yang terlalu lama dipendam.
Kael menyipitkan mata kecil.
“…Aura itu berubah.”
“Hm?”
“Bukan sekadar tekanan.”
Tatapannya serius.
“…Itu kehendak.”
Keheningan turun.
Karena semua petarung kuat di dunia tahu satu hal:
Aura sejati bukan lahir dari kekuatan.
Namun dari hidup yang dijalani seseorang.
Magnus punya aura perang. Ashen punya aura pemburu. Lucien punya aura penghakiman.
Dan Gerald…
Perlahan membentuk auranya sendiri.
Lucien akhirnya bicara.
“…Kau salah.”
Suaranya tetap tenang.
Namun lebih dingin sekarang.
“Dunia ini rusak.” “Benar.”
Cahaya putih mulai berdenyut lebih kuat di sekitarnya.
CLIIIIING—
“Dan justru karena itu…”
Tatapannya tajam seperti pedang.
“…monster seperti dirimu harus dihentikan.”
DUUMMMMM!!
Holy Pressure langsung meledak lagi.
Tanah runtuh lebih dalam. Pepohonan tercabut. Dan cahaya putih memenuhi langit malam.
Pasukan Holy Dominion langsung berlutut.
Karena tekanan Lucien sekarang…
Jauh lebih besar dari sebelumnya.
Elias langsung pucat total.
“ANJIR.” “DIA MARAH BENERAN.”
Boris mengangguk kecil.
“…Bahaya.”
Namun Gerald tetap berdiri.
Meski tekanan suci menghantam tubuhnya.
Tatapannya tak berubah.
Dan justru itu—
Membuat Lucien makin merasa tidak nyaman.
WHUSSH!!
Lucien langsung menghilang.
Second Form penuh.
Cahaya putih membelah malam seperti kilat.
“…Holy Sever.”
CLAAAAAAAAAANGGGG!!!
Pedang mereka bertabrakan.
Dan ledakan benturannya langsung menghancurkan separuh area hutan.
DUARRR…
The 10th Battalion
Dunia yang Sudah Rusak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments