“…Maka semua dunia akan diam.”
DUUUUUUMMMMMMMMMMMMMMMMM!!!!!!!!!!!!
Seluruh ruang inti langsung retak brutal.
CRASSSSHHHHHHH!!!!
Singgasana hitam bergetar. Langit ruang kosong runtuh. Dan aura makhluk di depan Gerald—
Mulai bangkit perlahan.
WHUSSHHH…
Gerald langsung merasakan sesuatu.
Bukan tekanan.
Namun—
Ketiadaan.
Seolah keberadaan makhluk ini sendiri cukup untuk membuat dunia berhenti bergerak.
DUUMM.
Gerald menyipit kecil.
“…‘Diam’ maksudnya apa.”
Makhluk itu menatap Gerald tenang.
Lalu—
“…Tak ada perang.” “…Tak ada rasa sakit.” “…Tak ada kehancuran.”
Keheningan turun.
“…Karena tak ada kehidupan.”
WHUSSHHH!!
Seluruh ruang langsung membeku dingin.
Gerald membelalak kecil.
“…Oh.” “…jadi genocide cosmic.”
Fair.
WHUSSH…
Makhluk itu tidak marah.
Tidak tersinggung.
Ia hanya bicara dengan nada datar.
“…Selama ada kehidupan.” “…akan selalu ada kehancuran.”
DUUMM.
Potongan memori muncul di sekitar Gerald.
Ribuan dunia. Ribuan perang. Ribuan akhir.
Dan semua selalu sama.
Makhluk hidup saling membunuh. Dunia runtuh. Singgasana memilih Raja baru.
Lalu semuanya terulang lagi.
WHUSSH…
Makhluk itu kembali bicara.
“…Aku menjaga siklus.” “…agar penderitaan tidak berlangsung selamanya.”
Gerald diam cukup lama.
Karena bagian paling buruk—
Ia bisa mengerti logika itu.
DUUMM.
Makhluk itu melangkah turun dari singgasananya perlahan.
Dan setiap langkah—
Membuat ruang inti retak lebih besar.
“…Raja Kehancuran gagal.” “…Pendiri gagal.” “…Semua Raja gagal.”
Tatapannya langsung ke Gerald.
“…Namun kau berbeda.”
WHUSSH…
Gerald langsung menyipit.
“…Karena aku belum gila?”
Keheningan turun.
Lalu—
“…Karena kau masih ingin hidup.”
DUUMM.
Kalimat itu menghantam Gerald lebih keras dari aura mana pun.
Karena semua Raja sebelumnya—
Pada akhirnya menyerah.
Menjadi kosong. Menjadi dingin. Menjadi alat singgasana.
Namun Gerald—
Masih marah. Masih takut. Masih peduli.
Masih manusia.
WHUSSH…
Makhluk itu menatap Gerald dalam diam.
Lalu—
“…Maka jawab aku.”
Seluruh ruang inti berhenti bergerak.
“…Kalau s…
The 10th Battalion
Dunia yang Diam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments