Suara retakan logam menggema ke seluruh laboratorium.
Tangan raksasa itu terus naik perlahan dari jurang abyss, mencengkeram sisi lantai yang tersisa hingga baja tebal hancur seperti tanah liat.
Semua orang membeku.
Bukan karena tidak ingin bergerak.
Namun karena tubuh mereka sendiri seperti menolak untuk mendekati makhluk itu.
Insting paling dasar manusia berteriak dalam kepala mereka.
Lari.
Namun kaki mereka tidak bisa bergerak.
Makhluk itu akhirnya memperlihatkan wajahnya.
Dan seluruh ruangan langsung terasa sunyi.
Wajahnya menyerupai manusia.
Namun terlalu besar.
Terlalu rusak.
Kulit hitam retak-retak dipenuhi cahaya merah menyala dari dalam tubuhnya. Dua tanduk besar melengkung dari kepalanya seperti mahkota iblis.
Matanya—
Mata yang sama seperti yang muncul dari jurang tadi—
Kini menatap langsung ke arah Ren.
Leon jatuh terduduk pelan.
“…Mustahil.”
Kael menggertakkan giginya sambil mencoba tetap berdiri.
“Apa monster sebesar itu benar-benar ada…”
Namun Subject 000 justru menundukkan kepala perlahan.
Seperti memberi hormat.
“Sudah lama sekali…”
Suara pria itu untuk pertama kalinya terdengar penuh emosi.
Makhluk raksasa tersebut tidak langsung bergerak.
Ia hanya memperhatikan ruangan dengan tatapan kosong.
Lalu suara berat mengguncang udara.
“Manusia…”
Hanya satu kata.
Namun cukup untuk membuat darah semua orang terasa dingin.
Dinding laboratorium langsung retak semakin parah.
Elena menahan napas.
“Itu… bisa bicara…”
Makhluk itu perlahan mengangkat tangan besarnya.
Dan dalam sekejap—
DUUUUM!!
Tekanan besar menghantam seluruh ruangan.
Leon dan Kael langsung terlempar ke belakang.
Sebagian monster abyssal bahkan hancur begitu saja menjadi abu hitam.
Elena mencoba bertahan, tetapi lututnya tetap jatuh ke lantai.
“Berat sekali…”
Ren sendiri masih berdiri.
Meski tubuhnya gemetar hebat.
Karena tekanan itu terasa berbeda baginya.
Bukan seperti serangan.
Melainkan…
Panggilan.
Makhluk raksasa itu menatap Ren cukup lama sebelum akhirnya berkata lagi:
“Wadah…”
Jantung Ren…
The 10th Battalion
Raja yang Tidak Pernah Mati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments