Langit Arkhaven berubah merah darah.
Angin berhenti total.
Tak ada suara perang. Tak ada jeritan. Tak ada dentingan senjata.
Seolah seluruh dunia…
Menahan napas.
Di atas reruntuhan benteng—
Rune merah milik Noah perlahan berputar di langit seperti lingkaran neraka.
Cahayanya memantul ke seluruh lembah. Membuat darah, api, dan mayat terlihat makin mengerikan.
Elias langsung merinding hebat.
“…Aku gak suka warna itu.”
“Untuk pertama kalinya aku setuju tanpa bercanda,” gumam Luca.
Bahkan Magnus dan Raven berhenti bergerak sekarang.
Tatapan mereka naik ke langit merah.
Dan itu sudah cukup menjelaskan satu hal:
Rune ini berbeda.
Sangat berbeda.
Noah melayang tenang di udara.
Jubah abu-abunya bergerak pelan tertiup energi rune.
Tatapannya dingin.
“…Mari kita akhiri.”
CLIIIING—
Seluruh rune merah langsung menyala bersamaan.
Dan dalam sepersekian detik—
Tekanan mengerikan menghantam seluruh lembah.
DUUMM…
Banyak tentara langsung jatuh berlutut.
Beberapa bahkan muntah darah.
“ARGHH!”
“A-Apa ini?!”
Kael menggertakkan gigi keras.
“…Tekanan mana.”
“Hah?”
Elena langsung menjawab cepat:
“Rune merah menghisap energi hidup di sekitarnya.”
Keheningan turun.
Elias langsung pucat.
“OH BAGUS.” “JADI SEKARANG LANGITNYA VAMPIR.”
Namun Gerald tetap fokus memperhatikan Noah.
Dan semakin lama melihat rune merah itu…
Semakin buruk firasatnya.
Karena rune itu bukan sekadar serangan.
Itu senjata pemusnah.
Magnus langsung tertawa kasar sambil memaksakan tubuhnya berdiri.
“HAHAHAHA!” “AKU SUKA YANG BEGINI!”
“KAU SUKA SEMUA YANG MAU BUNUH KITA!” teriak Elias.
Raven perlahan mengangkat pedangnya lagi.
Namun kali ini…
Tatapannya benar-benar dingin.
Tak ada senyum.
Tak ada permainan.
Hanya niat membunuh murni.
Noah melihat mereka berdua.
Lalu—
Ia menurunkan tangannya.
DUAAAAAAAAAARRRRRRR!!!
Cahaya merah langsung jatuh dari langit seperti meteor.
Magnus meraung sambil mengangkat kapaknya.
BRAKK!!
Ia menghancurkan satu meteor rune merah.
Namun ledakannya tetap melempar tubuhnya puluhan meter.
Sedangka…
The 10th Battalion
Rune Merah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments