DUAAARRR!!
Kapak Doran menghantam monster jahitan itu begitu keras sampai tanah desa pecah membentuk retakan panjang.
Untuk pertama kalinya malam itu—
Monster buatan Raven terdorong mundur jauh.
BRAKK!!
Tubuh besarnya menghancurkan sisa rumah dekat gerbang.
Keheningan sepersekian detik langsung memenuhi medan perang.
Karena semua orang melihat hal yang sama:
Monster itu… kalah tenaga.
Fenrir membelalak kecil.
“…Apa-apaan dia.”
Sedangkan Raven…
Justru tersenyum tipis.
Lebih lebar dari sebelumnya.
Karena sekarang ia akhirnya melihat sesuatu yang menarik.
Di tengah desa—
Doran berdiri sambil memegang kapaknya rendah.
Tubuhnya penuh darah. Napasnya berat.
Namun senyumnya…
Benar-benar seperti monster.
“HAHAHAHA…”
Tawanya pelan sekarang.
Namun justru itu yang membuat bulu kuduk merinding.
Elias menelan ludah.
“…Aku baru sadar.” “Kita hidup bareng psikopat.”
“Baru sadar?” jawab Boris santai.
Monster jahitan itu meraung brutal lalu kembali menyerbu.
WHUSSH!!
Cakar hitamnya menghantam udara.
Namun—
Doran tidak menghindar.
DUAAARRR!!
Tinju dan cakar bertabrakan langsung.
Gelombang angin menghancurkan pagar sekitar.
Dan Doran…
Masih berdiri.
Bahkan monster itu mulai terdorong perlahan.
Fenrir langsung kehilangan senyum sepenuhnya.
Karena itu mustahil.
Makhluk itu dibuat dari:
darah orc
tubuh tahanan perang
eksperimen Raven
Seharusnya tidak ada manusia yang bisa melawannya secara fisik.
Namun Doran…
Malah menekannya.
“HAHAHAHA!” “LAGI!”
DUARR!! CLANG!! BRAKK!!
Kapak Doran menghantam bahu monster.
Lalu lututnya.
Lalu kepala.
Serangannya brutal tanpa pola. Tanpa teknik elegan.
Namun justru karena itu…
Monster jahitan mulai kesulitan membaca gerakannya.
Gerald memperhatikan cepat.
Dan ia sadar sesuatu.
Doran bertarung pakai insting murni.
Bukan strategi. Bukan teknik perang.
Namun naluri monster.
Dan monster…
Paling efektif melawan monster lain.
WHUSSH!!
Monster jahitan mencoba menusuk Doran dengan rantai tajam dari lengannya.
Namun—
CRASSHH!!
Doran menggigit rantai itu dengan gig…
The 10th Battalion
Monster yang Dilepas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments