Seluruh lorong abyss membeku.
Tidak ada seorang pun yang bergerak.
Tidak ada yang berani bernapas.
Dua mata merah raksasa itu terbuka perlahan dari dalam kegelapan, bersinar seperti bulan darah di tengah jurang tanpa akhir.
Tekanan yang keluar darinya jauh melampaui Guardian.
Bahkan udara terasa berat.
CRAAAKK—
Retakan muncul di armor beberapa prajurit.
Sebagian langsung jatuh berlutut sambil batuk darah.
“Apa… itu…” suara Elena bergetar.
Leon menggertakkan gigi sambil memaksa tubuhnya tetap berdiri.
Mana di dalam tubuhnya seperti ditekan oleh gunung raksasa.
Bahkan Doctor Veyron terlihat mundur satu langkah.
Untuk pertama kalinya sejak muncul…
Wajahnya menunjukkan rasa takut.
“Kenapa dia bangun sekarang…?” gumamnya pelan.
Raven perlahan mengangkat kepalanya.
Asap hitam masih keluar dari mata kirinya.
Namun saat melihat mata merah itu—
Dadanya terasa sesak.
Seolah tubuhnya mengenali keberadaan makhluk tersebut.
Dug.
Dug.
Dug.
Suara detakan itu kini berasal dari depan mereka.
Kegelapan mulai bergerak.
Perlahan.
Dan sesuatu yang sangat besar keluar dari dalam jurang lorong abyss.
BOOOOMMM!!
Lantai runtuh saat tangan raksasa menyentuh tanah.
Bukan tangan monster biasa.
Melainkan tangan manusia…
Dengan kulit hitam penuh simbol abyss.
Kemudian kepalanya muncul.
Tubuh raksasa setinggi puluhan meter perlahan bangkit dari kegelapan seperti dewa kuno yang tertidur ribuan tahun.
Tidak memiliki rambut.
Tidak memiliki hidung.
Hanya wajah pucat retak dengan dua mata merah menyala.
Dan di dadanya…
Ada simbol angka Romawi.
“IX.”
Leon membelalakkan mata.
“Nomor sembilan…?”
Doctor Veyron langsung memucat.
“Tidak…”
“Itu tidak mungkin…”
Raven menatap monster raksasa itu tanpa berkedip.
Lalu—
Suara asing muncul di kepalanya.
“Lari…”
“Raven… lari…”
Potongan ingatan lain muncul cepat.
Laboratorium terbakar.
Alarm berbunyi.
Anak-anak berlari panik.
Dan seorang anak laki-laki berdiri di depan pintu sambil menahan monster hitam sendirian.
Di leher anak itu…
Ada angka IX.
Mata Raven sedikit…
The 10th Battalion
Mata Merah di Kedalaman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments