Pintu rumah kayu itu terbuka perlahan.
Cahaya hangat langsung keluar dari dalam.
Sangat kontras dengan dunia abyss di sekitarnya.
Langit merah.
Laut hitam.
Monster ancient yang bisa menghancurkan gunung.
Namun di tengah semua itu—
rumah Raven terasa… normal.
Leon masih berdiri kaku di luar rumah.
“…aku masih gak percaya.”
Tatapannya perlahan naik ke monster raksasa yang sedang mengintip dari balik gunung abyss.
Monster itu langsung pura-pura melihat ke arah lain saat Raven meliriknya.
Leon menunjuk monster tersebut dengan wajah kosong.
“…itu tadi takut sama kau.”
Raven mengangguk santai.
“Iya.”
“ITU BESARNYA KAYAK BENUA!”
Raven terlihat bingung.
“…jadi?”
Elena sampai tertawa kecil melihat wajah Leon.
Lalu ia masuk ke dalam rumah terlebih dahulu.
Dan saat masuk—
matanya langsung melebar pelan.
Rumah itu sederhana.
Sofa hitam panjang.
Rak buku kayu.
Lampu hangat.
Ada tanaman kecil biru di dekat jendela.
Dan di sudut ruangan—
Pedang Penutup Dunia bersandar seperti payung biasa.
WRRRRR—
Pedang itu bergetar pelan.
Elena langsung menatapnya.
“…masih menyeramkan.”
Raven menuang kopi ke tiga cangkir.
“Dia jinak sekarang.”
WRRRR!!
Pedang itu langsung bergetar lebih keras.
Leon langsung mundur sedikit.
“ITU MARAH KAYAKNYA!”
Raven mendecakkan lidah.
“…manja.”
Sunyi sesaat.
Lalu Elena berjalan perlahan ke arah jendela.
Di luar—
danau hitam abyss terlihat tenang.
Pantulan langit merah terlihat di permukaan air.
Dan anehnya—
tempat itu terasa damai.
Sangat damai.
“…cantik.”
Raven terdiam beberapa detik mendengar itu.
Lalu tersenyum kecil.
“Iya.”
Tatapannya keluar jendela.
“Makanya aku pilih tempat ini.”
Leon duduk sambil masih terlihat tidak percaya.
“Jadi…”
“…hidupmu sekarang ngurus monster terus?”
Raven menyerahkan kopi padanya.
“Kurang lebih.”
“Dan kau santai aja?!”
Raven mengangkat bahu.
“Mereka lebih nurut daripada manusia.”
Sunyi.
Lalu Elena tertawa kecil lagi.
Namun tiba-tiba—
DUUUUMMMM!!
Seluruh rumah bergetar.
Cangkir kopi Leon hampir jatuh.
“WOI APA LAGI?!”
Raven menghe…
The 10th Battalion
Tempat Paling Aneh di Dunia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments