Malam makin dalam.
Kabut tipis mulai turun di dataran sekitar Blackstone Fort sementara cahaya obor Holy Dominion terus menyala seperti lautan bintang putih di kejauhan.
Sunyi.
Namun justru itu yang membuat suasana terasa lebih berbahaya.
Di gerbang belakang Blackstone—
Sekelompok kecil orang berdiri siap bergerak.
Gerald. Kael. Brakka. Doran. Dan beberapa anggota pilihan The 10th Battalion.
Elias berdiri di dekat gerbang sambil wajah pucat.
“…Aku masih gak percaya kita beneran keluar.”
“Kau bisa tinggal,” jawab Kael santai.
Elias langsung menunjuk dirinya sendiri.
“DAN MATI SAAT BENTENG DISERANG DARI DALAM?” “GAK MAU.”
Fair.
Mira berjalan mendekat sambil menyerahkan gulungan kecil pada Gerald.
“Jalur supply utama mereka di sini.”
Jarinya menunjuk jalur hutan kecil di belakang kemah Holy Dominion.
“Kereta makanan masuk lewat jalur sungai.” “Penjagaan ketat.” “Tapi masih titik paling lemah.”
Victor berdiri di sampingnya sambil tersenyum kecil.
“Atau titik paling jelas dijadikan jebakan.”
Keheningan turun.
Karena semua orang memikirkan hal yang sama:
Lucien terlalu tenang.
Dan itu mencurigakan.
Gerald melihat peta beberapa detik.
Lalu—
“Kita tetap jalan.”
Brakka langsung tertawa kasar.
“HAHA!” “Itu baru.”
Doran ikut semangat.
“BAKAR MAKANANNYA!”
“SUATU HARI KAU BAKAL NIKAH SAMA API,” gumam Elias stres.
WHUSSH…
Gerbang belakang benteng perlahan terbuka.
Udara malam langsung masuk dingin.
Dan satu per satu—
Mereka keluar dari Blackstone Fort.
Keheningan menyelimuti hutan.
Langkah mereka ringan. Cepat. Tanpa suara berlebihan.
Bahkan Brakka yang tubuhnya sebesar beruang pun bergerak surprisingly halus.
Elias sampai bingung sendiri.
“…Kenapa barbar bisa stealth.”
“Pengalaman maling,” jawab Boris santai dari belakang.
“…Masuk akal lagi.” “Aku capek.”
Mereka bergerak melewati:
reruntuhan batu
jalur sungai kecil
dan hutan gelap di sisi timur
Semakin dekat ke kemah Holy Dominion…
Semakin terasa tekanan aneh.
Karena berbeda dari pasukan biasa—
Kemah Holy Dominion terlalu rapi.
…
The 10th Battalion
Raid Tengah Malam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments