Api terus membakar desa The 10th Battalion.
Jeritan perang. Raungan orc. Dan suara logam bertabrakan memenuhi malam.
Namun di tengah seluruh kekacauan itu—
Semua mata sekarang tertuju pada satu titik.
Gerald. Doran. Dan monster buatan Raven.
Angin panas berhembus melewati reruntuhan rumah yang terbakar.
Monster jahitan itu berdiri sambil menyeringai menyeramkan. Mata merahnya terus tertuju pada Gerald.
“…Lemah.”
Suaranya rusak. Namun cukup jelas untuk membuat seluruh desa merinding.
Doran perlahan memutar kapaknya.
Tatapannya dingin sekarang.
Tanpa tawa.
Dan justru itu yang membuat suasana makin berat.
Fenrir menyeringai kasar dari kejauhan.
“HAHA.” “Monster lawan monster.” “Aku suka.”
Raven tetap diam.
Tatapannya tajam memperhatikan Gerald.
Seolah semua perang malam ini… hanya eksperimen kecil untuk melihat hasil akhirnya.
WHUSSH!!
Monster jahitan itu bergerak lebih dulu.
Cepat.
Terlalu cepat untuk tubuh sebesar itu.
DUAAARRR!!
Cakarnya menghantam tanah tepat tempat Gerald berdiri.
Namun Gerald sudah menghindar ke samping.
WHUSSH!!
Doran langsung masuk dari kanan.
Kapaknya menghantam kepala monster itu brutal.
CLAAANG!!
Percikan api keluar.
Namun—
Monster itu menangkap kapak Doran lagi.
Dengan satu tangan.
“…Lemah.”
Doran menyeringai perlahan.
“…Kau ngomong banyak.”
DUARR!!
Kepala Doran langsung menghantam wajah monster itu.
Headbutt brutal.
Monster jahitan itu terdorong setengah langkah.
Keheningan sepersekian detik.
Lalu—
Doran mulai tertawa kecil lagi.
“HAHA…”
Aura gilanya perlahan kembali.
“Bagus.” “Aku suka kau.”
Monster itu meraung marah.
BUUUUOOOOORRR!!
Rantai di tubuhnya langsung bergerak liar ke segala arah.
WHUSSH!! DUARR!!
Satu rantai menghancurkan rumah. Satu lagi hampir mengenai Luca.
“ANJIR!”
Luca refleks berguling menghindar.
Elias langsung panik sambil menunjuk monster itu.
“KENAPA SEMUA MUSUH KITA MAKIN LAMA MAKIN GAK WAJAR?!”
“Karena hidup membencimu,” jawab Boris sambil menabrak orc dengan tamengnya.
“…Aku benci kalau kau benar.”
Sementara itu—
G…
The 10th Battalion
Dua Monster Melawan Satu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments