“…Yang asli.”
Kalimat Raven membuat suasana langsung membeku.
Debu abyss masih beterbangan di udara.
Reruntuhan lorong terus runtuh perlahan di sekitar mereka, namun tidak ada seorang pun yang bergerak.
Leon menatap Raven dengan wajah tegang.
“Apa maksudmu ‘yang asli’?”
Raven diam beberapa detik.
Napasnya terdengar berat.
Retakan abyss di tubuhnya belum hilang sepenuhnya.
Dan yang paling mengerikan—
Mata kirinya masih menyala merah samar.
Asher masih ada di dalam dirinya.
Elena membantu menopang tubuh Raven.
“Kita harus keluar dari tempat ini sekarang.”
BOOOOMMM—
Getaran besar kembali terasa.
Seluruh abyss mulai runtuh lebih cepat.
Gerbang memang sudah tertutup.
Namun ruang abyss sendiri mulai hancur akibat serangan Eclipse tadi.
Leon langsung berdiri.
“Kita mundur dulu.”
Namun sebelum mereka bergerak—
Suara Asher terdengar pelan di kepala Raven.
“Terlambat.”
Raven langsung mengangkat wajahnya.
“Ada sesuatu datang.”
Leon refleks mengangkat senjatanya.
Dari kejauhan…
Di ujung lorong abyss yang gelap—
Terdengar langkah kaki.
Tok.
Tok.
Tok.
Pelan.
Tenang.
Dan setiap langkahnya membuat ruang abyss retak.
Elena menahan napas.
“Apa lagi sekarang…”
Sosok itu perlahan muncul dari kegelapan.
Seorang pria tinggi berjubah hitam panjang.
Rambut putih.
Kulit pucat.
Dan mata merah gelap yang identik dengan Asher.
Namun berbeda dengan aura liar abyss—
Aura pria ini justru sangat tenang.
Terlalu tenang.
Seolah keberadaannya sendiri sudah melampaui semua monster yang pernah mereka lawan.
Leon langsung merasakan tubuhnya membeku.
Naluri bertarungnya menjerit keras.
Bahaya.
Pria itu berhenti beberapa meter dari mereka.
Tatapannya lurus menuju Raven.
Lalu perlahan…
Ia tersenyum.
“Sudah lama.”
Asher langsung berbicara keras di dalam kepala Raven.
“Tidak mungkin…”
Untuk pertama kalinya—
Ada ketakutan di suara Asher.
Pria berjubah itu memiringkan kepala sedikit.
“Oh?”
“Kau masih hidup rupanya.”
Mata merahnya menyipit tipis.
“Fragmen gagal sepertimu ternyata cukup keras kepala.”
Aura hitam…
The 10th Battalion
Yang Asli
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments