WHUSSH…
“…Golden End.”
Keheningan sepersekian detik membeku di halaman Blackstone Fort.
Dan dua cahaya emas langsung menebas turun ke arah leher Gerald.
Cepat.
Terlalu cepat.
Bahkan Kael kehilangan jejak gerakannya.
CLAAANGGG!!!
Ledakan percikan api memenuhi udara.
Semua langsung membelalak.
Karena Gerald berhasil menahan.
Namun—
BRAKK!!
Kakinya langsung tenggelam ke tanah batu sampai retak besar menjalar ke seluruh halaman.
Darah mengalir dari kedua lengannya.
Golden End bukan sekadar cepat.
Serangan itu membawa tekanan mengerikan di balik kecepatannya.
Ashen muncul tepat di depan Gerald.
Mata emasnya dingin tanpa emosi.
“…Masih hidup.”
WHUSSH!!
Pedangnya langsung bergerak lagi.
CLANG!! CRASSHH!! CLANG!!
Golden End berubah jadi badai tebasan emas.
Tak ada jeda. Tak ada ritme normal.
Semua serangan diarahkan ke:
leher
jantung
mata
sendi
Titik bunuh sempurna.
Gerald terus mundur sambil menahan sebisa mungkin.
Namun luka mulai bertambah cepat.
Darah menetes di seluruh halaman benteng.
Elias langsung panik total.
“ANJIRRR!” “ITU KOMBO APA EXECUTION CUTSCENE?!”
“Yang jelas mahal,” jawab Boris.
“KENAPA OTAKMU ISINYA MAKAN DAN UANG?!”
Namun bahkan Boris sekarang serius melihat duel itu.
Karena Ashen benar-benar mencoba membunuh Gerald secepat mungkin.
WHUSSH!!
Ashen menghilang lagi.
Dan kali ini—
Bahkan insting Gerald nyaris terlambat membaca arah datangnya.
CRASSHH!!
Pedang emas berhasil menembus sisi tubuh Gerald.
Darah muncrat besar.
Beberapa anggota batalion langsung pucat.
“GERALD!”
Ashen muncul di belakangnya.
Suaranya dingin.
“…Selesai.”
Dua pedangnya bergerak silang ke arah leher.
Golden End penuh.
Keheningan membeku.
Namun—
WHUSSH!!
Gerald tiba-tiba memutar tubuh masuk ke arah tebasan.
Ashen sedikit membelalak.
“…Apa?”
CRASSHH!!
Salah satu pedang emas tetap menembus bahu Gerald.
Namun di saat bersamaan—
Gerald berhasil menangkap pergelangan tangan Ashen.
Keheningan total.
Untuk pertama kalinya—
Ashen benar-benar kehilangan ekspresi tenangnya.
“…TIDAK—”
DUAAAAAAAA…
The 10th Battalion
Golden End
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments