DUUUUUUMMMMMMMMMMMMMMMM!!!!!!!!!!!!
“…Kau adalah pintu.”
Langit merah langsung retak lebih besar.
Petir hitam memenuhi dunia. Tanah Blackstone runtuh perlahan. Dan aura primal Fenrir—
Meledak tanpa ditahan lagi.
WHUSSHHHHHHH!!!!
Seluruh pasukan Era Pertama langsung bergerak mundur satu langkah.
Bahkan mereka—
Takut.
DUUMM.
Gerald membeku di tempat.
Retakan hitam di lengannya terus menyebar perlahan. Naik sampai bahu. Dan setiap denyutnya—
Membuat suara perang di kepalanya makin keras.
“Commander…”
“Tolong hentikan dia…”
“Jangan biarkan kehampaan kembali…”
WHUSSH…
Gerald langsung memegangi kepalanya.
“…Sial…”
Napasnya mulai berat.
Pandangan matanya kabur sesaat.
Dan untuk sepersekian detik—
Ia melihat dunia berubah hitam.
DUUMMMMMMMMMMMMMMMM!!!!!!!!!!!!
Abyss masih berdiri di belakangnya dalam bentuk bayangan besar.
Diam. Tenang. Namun auranya—
Membuat seluruh realitas bergetar kecil.
WHUSSH…
Fenrir menyeringai lebar melihat retakan hitam itu.
“…Sekarang aku mengerti kenapa dunia membiarkanmu hidup.”
Tatapannya penuh kegilaan liar.
“…Kau bukan manusia biasa.”
DUUMM.
“…Kau adalah segel hidup.”
Keheningan langsung menghantam semua orang.
Lucien membelalak.
“…Apa?”
Sang Ratu langsung terlihat pucat.
Karena ia mulai mengerti juga.
WHUSSH…
Fenrir tertawa kecil.
“…Setelah Battalion X gagal menghancurkan Abyss…”
Tatapannya ke Gerald makin tajam.
“…mereka membuat pilihan terakhir.”
DUUMMMMMMMMMMMMMMMM!!!!!!!!!!!!
Gerald merasakan dadanya menegang.
Dan tanpa sadar—
Potongan memori lain masuk lagi.
FLASH!!!!
Ia melihat benteng Battalion X terbakar.
Mayat prajurit memenuhi salju hitam.
Monster kehampaan berjalan di kejauhan.
Dan di tengah semuanya—
Pemimpin Battalion X masih berdiri.
Tubuhnya hampir hancur total.
Retakan hitam memenuhi seluruh tubuhnya.
Mirip Gerald sekarang.
WHUSSHHHHH!!!!
Di depannya—
Abyss berdiri diam.
Tidak menyerang.
Tidak bergerak.
Hanya melihat manusia itu.
DUUMM.
Pemimpin Battalion X tertawa kecil sambil batuk darah.
“…Jadi kita gagal.”
Abyss diam.
WHU…
The 10th Battalion
Pintu Kehampaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments