Pagi datang perlahan di atas reruntuhan Arkhaven.
Kabut tipis menyelimuti lembah yang kini berubah jadi kuburan perang.
Mayat berserakan. Armor patah. Dan sisa api masih membakar beberapa bagian benteng yang runtuh.
Tak ada sorakan kemenangan.
Karena semua orang terlalu lelah untuk merayakannya.
Namun satu hal jelas—
Malam tadi mengubah segalanya.
Elias duduk di atas batu sambil menatap kosong ke arah kawah besar bekas ledakan rune Noah.
“…Aku pengen tidur seminggu.”
Boris duduk di sampingnya sambil makan roti gosong.
“Aku pengen makan dua minggu.”
“Itu bukan target hidup yang sehat.”
“Aku bukan orang sehat.”
Fair.
Di sisi lain—
Pasukan The 10th Battalion mulai membantu korban perang. Baik tentara kerajaan… maupun beberapa pasukan Raven dan Black Legion yang terluka parah.
Karena setelah malam tadi…
Semua orang sadar: mereka hampir mati bersama.
Doran mengangkat satu batu besar dari reruntuhan sambil tertawa kecil.
“HAHA.” “Aku suka perang besar.”
“KAU HAMPIR MATI TIGA KALI,” jawab Luca.
“Detail kecil.”
Elena berdiri di atas sisa tembok Arkhaven sambil melihat Gerald dari jauh.
Pria itu sedang duduk sendirian dekat reruntuhan. Lengannya diperban. Armor hitamnya hancur sebagian.
Namun meski terluka parah…
Aura Gerald terasa berbeda sekarang.
Lebih berat.
Lebih besar.
Kael berjalan mendekat ke Elena.
“Kau sadar?”
“Hm?”
“Orang-orang mulai melihat dia.”
Tatapan Kael mengarah ke para tentara di lembah.
Dan benar saja.
Bahkan tentara kerajaan… bahkan beberapa mantan pasukan Raven…
Diam-diam memperhatikan Gerald.
Dengan rasa hormat.
Dengan kagum.
Karena mereka semua melihatnya semalam.
Seorang manusia yang:
menembus rune Noah
menghancurkan langit merah
dan bertahan hidup di tengah perang tiga monster
Itu bukan sesuatu yang bisa dilupakan.
Tiba-tiba—
“GERALD!”
Elias berlari mendekat sambil membawa beberapa tentara kerajaan.
“Ada masalah lagi.”
Gerald menghela napas kecil.
“…Tentu saja.”
Tentara kerajaan itu langsung berlutut cepat.
“Kami datang membawa pesan.”
“Hm?”
“Desa-d…
The 10th Battalion
Nama yang Tidak Bisa Diabaikan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments