Gelap.
Tidak ada suara.
Tidak ada cahaya.
Raven berdiri sendirian di ruang hitam tanpa ujung sambil menatap anak kecil di depannya.
Anak itu tampak berusia sekitar sepuluh tahun.
Rambut putih.
Mata merah gelap.
Dan wajah yang sama persis dengannya.
“Aku Raven.”
“Dan dia… adalah Asher.”
Suara anak itu terdengar tenang.
Namun semakin lama Raven melihatnya, semakin besar rasa tidak nyaman di dadanya.
“…Apa maksudmu?”
Anak kecil itu menatapnya beberapa detik sebelum berjalan perlahan melewati Raven.
“Nama yang kau gunakan sekarang…”
“…bukan milikmu.”
Kalimat itu membuat Raven membeku.
Potongan ingatan mulai muncul samar.
Laboratorium.
Nomor eksperimen.
Jeritan.
Dan seorang anak kecil terbaring di lantai penuh darah.
Anak itu…
Memiliki wajah yang sama dengannya.
Raven memegang kepalanya.
“Apa sebenarnya tempat ini?”
“Kesadaranmu.”
Anak itu berhenti berjalan.
“Atau lebih tepatnya…”
“…sisa dirimu.”
Suasana mendadak terasa dingin.
Raven langsung menoleh tajam.
“Aku tidak mengerti.”
Anak itu tersenyum kecil.
“Karena selama ini kau hidup memakai ingatan yang bukan milikmu.”
BOOOOMMM!!
Di dunia nyata—
Ledakan besar mengguncang abyss.
Monster IX menghantam tubuh Asher hingga keduanya menembus beberapa dinding lorong sekaligus.
Debu hitam memenuhi udara.
Leon berusaha berdiri sambil melindungi Elena.
“Kapten masih di dalam sana…”
Elena menggertakkan gigi.
“Kalau dia kalah…”
Leon tidak menjawab.
Karena ia tahu.
Kalau makhluk bernama Asher itu benar-benar mengambil alih tubuh Raven—
Maka semuanya selesai.
Sementara itu, Monster IX bangkit perlahan dari reruntuhan.
Tubuhnya penuh retakan.
Darah abyss mengalir dari lengannya.
Namun matanya tetap tertuju pada Asher.
“Atas nama apa pun…”
“…aku akan menghentikanmu.”
Asher keluar dari debu perlahan.
Tubuh Raven kini berubah semakin tidak manusiawi.
Retakan hitam memenuhi lehernya.
Mata merahnya bersinar terang.
Dan bayangan bersayap di belakangnya semakin jelas.
“Aneh sekali,” ucap Asher pelan.
“Setelah semua penderitaan yang manusia be…
The 10th Battalion
Nama yang Dicuri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments