KRRRRRRRRRTTTTT—
Pintu baja raksasa terbuka perlahan.
Asap merah keluar dari dalam ruangan seperti napas monster.
Suasana di balik pintu itu terasa berbeda.
Lebih dingin. Lebih berat. Lebih mati.
WHUSSHHH...
Reynold dan Elena melangkah masuk dengan senjata terarah.
Dan begitu mereka melihat isi ruangan—
langkah Elena langsung berhenti.
“…Apa ini?”
DUUMM.
Ruangan itu sangat besar.
Lebih mirip inti laboratorium rahasia daripada markas perang.
Puluhan kabel raksasa menggantung dari langit-langit. Cairan merah mengalir di pipa transparan. Dan di tengah ruangan—
terdapat inti energi raksasa berbentuk bola.
Jantung bom utama.
Cahaya merahnya berdenyut pelan.
DUUMM... DUUMM... DUUMM...
Seperti jantung hidup.
Dan tepat di depan inti itu—
Varro duduk santai di atas kursi besi hitam.
Kakinya menyilang. Tangannya menopang dagu. Dan senyum kecil terlihat jelas di wajahnya.
“Sudah lama sekali, Reynold.”
WHUSSHHH...
Elena langsung mengarahkan pistol.
“Jangan bergerak!”
Namun Varro hanya tertawa kecil.
“Tiga tahun berlalu…” “…dan kalian masih suka mengancam.”
Tatapannya perlahan berpindah ke Reynold.
Dan senyumnya berubah lebih tipis.
“Tapi kau terlihat jauh lebih hancur sekarang.”
DUUMM.
Reynold tidak menjawab.
Tatapannya dingin. Namun rahangnya menegang.
Karena monitor tadi—
membuka luka lama yang selama ini ia kubur.
WHUSSHHH...
Varro perlahan berdiri.
Suara langkah sepatunya menggema di seluruh ruangan.
Tak... Tak... Tak...
“Apa kau tahu kenapa aku membiarkanmu masuk ke sini?”
Tak ada jawaban.
Varro tersenyum lagi.
“Karena perang ini...” “…bukan tentang dunia.”
Tatapannya berubah tajam.
“Ini tentang kita.”
DUUMM.
Elena mulai merasa tidak nyaman.
Karena jelas sekali—
ada sesuatu yang belum ia ketahui.
Sesuatu antara Reynold dan Varro.
WHUSSHHH...
Varro mengangkat tangannya.
Dan seluruh monitor ruangan langsung menyala bersamaan.
KRRRRTTT—
Puluhan data eksperimen muncul di layar.
Nama korban. Foto tentara. Anak-anak eksperimen. Daftar kematian.
Dan di salah satu layar—
muncul fo…
The 10th Battalion
Dosa yang Tidak Pernah Hilang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments