CRASSSSHHHHHH!!!!
Kaki raksasa itu menghantam tanah North Abyss.
Dan seluruh wilayah utara—
Runtuh.
Gunung es pecah. Lembah retak. Badai hitam menyapu langit.
Ribuan mata merah terbuka di dalam kegelapan.
Mengawasi dunia.
Lapar.
WHUSSHHH…
Di Blackstone—
Semua orang langsung merasakan tekanan itu.
DUUUUUUMMMMMMMMMMMMM!!!!
Jendela benteng retak. Monster-monster liar meraung panik. Dan bahkan udara terasa berat untuk dihirup.
Ancient Dragon langsung berubah serius penuh.
“…Dia keluar.”
Keheningan turun.
Noah menyipit dingin.
“…Belum sepenuhnya.” “…Tapi hampir.”
WHUSSH…
Gerald berdiri di balkon sambil melihat utara.
Meski jaraknya sangat jauh—
Aura makhluk itu masih bisa terasa jelas.
Dan yang paling buruk—
Pintu hitam dalam pikirannya mulai bergetar hebat.
“Musuh lama.” “Pemakan Dunia.” “Bunuh.”
Gerald langsung menggertakkan gigi.
Aura hitam samar keluar dari tubuhnya.
WHUSSH…
Lucien melangkah ke samping Gerald.
Tatapannya juga ke utara.
“…Kalau benda itu bergerak ke selatan.”
Keheningan turun.
“…Tak ada kota yang selamat.”
Gerald mengangguk kecil.
“…Makanya kita gerak sekarang.”
WHUSSH…
Satu jam kemudian—
Seluruh Blackstone berubah jadi markas perang.
Tentara manusia bersiap di halaman. Monster-monster mulai berkumpul. Wyvern memenuhi langit. Dan kapal suci Holy Dominion melayang di udara.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah—
Manusia dan monster membentuk satu pasukan.
WHUSSH…
Kael berdiri di depan peta besar sambil teriak ke semua komandan.
“Pasukan barat jaga jalur pengungsi!” “Unit wyvern bantu pengintaian udara!” “Kalau lihat retakan baru langsung lapor!”
Elias berdiri di dekatnya sambil panik membawa kertas.
“…KENAPA AKU JADI STAFF KIAMAT?!”
Boris menepuk pundaknya santai.
“…Karena kamu hidup terlalu lama.”
“…AKU MAU CUTI.”
WHUSSH…
Di halaman benteng—
Lucien dan para santo perang berdiri berhadapan dengan para monster kuat.
Suasana aneh.
Karena beberapa hari lalu—
Mereka masih saling bunuh.
Sekarang?
Kerja sama.
Magnus bahkan tertawa keras sambil menepuk pundak s…
The 10th Battalion
North Abyss
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments