Lorong abyss bergetar hebat.
Batu-batu hitam berjatuhan dari langit-langit sementara suara gerbang raksasa yang menutup menggema ke seluruh ruangan.
GRRROOOOMMM—
Leon langsung menoleh ke belakang.
“Gerbangnya menutup!”
Elena mencoba mengaktifkan alat komunikasi kristalnya, namun tidak ada respons sama sekali.
“Mana terblokir… kita tidak bisa menghubungi markas.”
Panik mulai menyebar di antara anggota batalion.
Sementara itu…
Raven tetap berdiri diam menatap pria bertopeng di ujung lorong.
Tatapannya dingin.
Namun untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ada sedikit keraguan di matanya.
Pria itu tertawa kecil.
“Aku cukup kecewa.”
“Kukira setelah sekian tahun… kau akan mengingat wajahku.”
Aura hitam di sekitar Raven mulai bergerak liar.
“Siapa kau.”
Bukan pertanyaan.
Melainkan ancaman.
Pria bertopeng itu perlahan melepas sarung tangannya.
Kulit tangannya penuh luka bakar dan simbol abyss.
Simbol yang sama seperti milik Raven.
Melihat itu, Leon langsung menyadari sesuatu.
“Tidak mungkin…”
Pria itu tersenyum tipis.
“Benar.”
“Aku salah satu peneliti proyek Black Saint.”
Nama itu membuat seluruh lorong mendadak sunyi.
Bahkan Elena terlihat pucat.
Project Black Saint.
Eksperimen terlarang Kekaisaran yang hanya dianggap mitos.
Eksperimen untuk menciptakan manusia yang mampu menahan kekuatan abyss.
Dan sebagian besar subjeknya…
Adalah anak-anak.
Mata Raven mulai bergetar pelan.
Potongan ingatan kembali muncul.
Ruangan putih dingin.
Rantai.
Jeritan.
Suara anak-anak menangis.
Dan seseorang berkata—
“Subjek ke-10 stabil.”
Raven memegangi kepalanya.
Napasnya mulai berat.
“Kapten!” Elena bergerak maju, namun Leon langsung menahannya.
“Tunggu…”
Leon bisa merasakan sesuatu.
Aura Raven berubah.
Lebih liar.
Lebih gelap.
Pria bertopeng itu memperhatikan Raven dengan mata penuh ketertarikan.
“Luar biasa.”
“Meski ingatanmu dihapus, tubuhmu masih mengingat semuanya.”
“Diam.”
BOOM!!
Aura hitam meledak dari tubuh Raven.
Tekanan besar menghantam seluruh lorong hingga beberapa prajurit ter…
The 10th Battalion
Nama yang Hilang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments