DUAAARRRR!!
Palu raksasa Orc Lord menghantam tanah tepat di depan Boris.
Ledakan tanah dan batu langsung melempar tubuh pria gendut itu beberapa meter.
BRAKK!!
“BORIS!”
Elias langsung berteriak panik.
Debu tebal memenuhi area desa.
Beberapa orang bahkan menutup wajah karena gelombang anginnya terlalu kuat.
“…Dia mati?” bisik Luca pelan.
Lalu—
“AKU MASIH HIDUP!”
Suara Boris terdengar dari tumpukan kayu.
Semua langsung menoleh.
Pria gendut itu keluar sambil sempoyongan. Tameng besarnya retak setengah.
Namun dia masih hidup.
Dan entah kenapa…
Seluruh desa langsung lega.
“ANJIR DIA TAHAN ITU?!” Elias melotot.
Boris batuk kecil sambil menunjuk Orc Lord.
“Monster itu curang.”
“KAU YANG NANTANGIN DIA!”
Namun satu hal penting terjadi.
Orc Lord sekarang fokus pada Boris.
Dan Gerald langsung memanfaatkan itu.
“SEKARANG!”
WHUSSH!!
Gerald dan Doran menyerbu bersamaan ke sisi kiri monster.
CRASSHH!!
Kapak Doran menghantam lutut Orc Lord.
Sedangkan Gerald menusuk bagian belakang kaki monster itu.
BUUUOOORRR!!
Orc Lord meraung marah.
Tubuh raksasanya akhirnya goyah sedikit.
“BERHASIL!” teriak Luca.
Namun belum cukup.
Monster itu masih berdiri.
Dan semakin marah.
WHUSSH!!
Orc Lord mengayunkan palunya liar ke segala arah.
DUARR!! BRAKK!!
Dua rumah langsung hancur.
Beberapa anggota batalion terpental karena gelombang kejut.
“JANGAN DEKAT-DEKAT!” teriak Kael.
Namun Doran justru tertawa brutal.
“HAHAHAHA!” “DIA MULAI PANIK!”
“ITU KITA YANG PANIK!” balas Elias.
Sementara itu—
Di luar desa…
Pasukan kerajaan dan pasukan Raven masih bertahan melawan gelombang orc.
Namun perlahan…
Mereka mulai kewalahan.
Orc terus berdatangan dari hutan seperti semut hitam tanpa habis.
Elena menusuk tenggorokan satu orc lalu berteriak:
“Kalau Orc Lord gak mati kita semua habis!”
Cain menggertakkan gigi.
“Komandan!”
Raven berdiri diam sambil melihat pertarungan di desa.
Tatapannya tertuju pada Gerald.
Lalu—
Ia tersenyum tipis.
“…Menarik.”
Cain langsung kesal.
“INI BUKAN WAKTU MENIKMATI PERTARUNGAN!”
Namun Ra…
The 10th Battalion
Tameng Terberat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments