Tawa Magnus mengguncang seluruh lembah.
“HAHAHAHAHAHAHAHA!”
Api besar membakar kem Black Legion di belakangnya sementara para tentaranya hanya bisa diam menunduk ketakutan.
Karena mereka tahu satu hal:
Kalau Magnus tertawa seperti itu…
Akan ada pembantaian.
Gerald langsung memberi tanda mundur.
“Pergi.”
Tak ada yang membantah.
Karena aura pria besar itu…
Jauh lebih mengerikan dibanding Garrick.
Kelompok kecil The 10th Battalion langsung bergerak mundur melewati gelap bukit.
Namun Magnus tidak mengejar.
Tatapannya hanya tertuju pada simbol gagak Raven yang tercoret di peti terbakar.
Dan itu sudah cukup.
“Komandan!”
Garrick berlari mendekat.
“Supply kita terbakar!”
Magnus masih tersenyum.
“Aku lihat.”
Tatapannya perlahan mengarah ke utara.
Ke bukit tempat pasukan Raven berada.
“Raven akhirnya mulai menggonggong.”
Api memantul di mata gilanya.
“Bagus.”
Sementara itu—
Di bukit utara…
Cain berjalan cepat menuju tenda utama Raven.
“Komandan.”
Raven membuka matanya perlahan.
Tatapannya tenang seperti biasa.
“Black Legion mulai bergerak.”
Raven diam beberapa detik.
Lalu—
Ia tersenyum tipis.
“…Cepat.”
Cain mengernyit.
“Bukankah ini aneh?” “Kita belum menyerang.”
Raven berdiri perlahan sambil mengambil pedang hitamnya.
“Tidak penting.”
“Hm?”
Tatapannya dingin.
“Magnus memang cuma butuh alasan kecil.”
WHUSSH…
Angin malam masuk ke dalam tenda.
Dan untuk pertama kalinya…
Aura Raven berubah sedikit.
Lebih berat.
Lebih haus perang.
“…Sudah lama aku ingin membunuhnya.”
Di sisi lain lembah—
The 10th Battalion akhirnya kembali ke bukit pengamatan.
Elias langsung jatuh duduk sambil ngos-ngosan.
“AKU BENCI MISI DIAM-DIAM.”
Boris ikut duduk.
“Aku hampir pipis tadi.”
“KENAPA KAU NGOMONG ITU SEKARANG?!”
Namun Gerald tetap melihat ke bawah.
Karena sekarang…
Api mulai menyebar di kem Black Legion.
Dan pasukan Magnus mulai bergerak.
Elena berjalan mendekat sambil wajah serius.
“Kau berhasil.”
Kael menyipitkan mata ke arah lembah.
“…Terlalu berhasil.”
Dan memang benar.
Situasi berubah jauh le…
The 10th Battalion
Dua Raja Monster
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments