DUAAAAAR!!
Aura abyss hitam meledak dari tubuh Ren seperti badai.
Seluruh platform langsung bergetar hebat.
Retakan merah menyebar di bawah kaki Ren sementara energi hitam berputar di sekeliling tubuhnya seperti api hidup.
Dan untuk pertama kalinya—
Para Executioner berhenti bergerak.
Mereka menatap Ren dalam diam.
“…Inti sempurna…”
“…Wadah terakhir…”
Suara mereka bergema bersamaan.
Elena membelalakkan mata.
Karena aura Ren sekarang benar-benar berbeda.
Lebih berat.
Lebih gelap.
Namun anehnya—
Jauh lebih stabil.
Kael bahkan sampai mundur satu langkah.
“…Komandan?”
Ren perlahan mengangkat kepalanya.
Mata merah gelapnya menyala di tengah abyss.
Namun kesadarannya masih ada.
Masih dirinya.
“Aku masih di sini,” ucapnya pelan.
DUUUM!!
Executioner King meraung keras.
Rantai hitam di seluruh abyss langsung bergerak liar seperti ribuan ular.
“…BUNUH DIA!”
Puluhan Executioner menyerbu bersamaan.
BRAAAAAK!!
Platform hampir runtuh total saat monster-monster raksasa itu bergerak.
Namun kali ini—
Ren tidak mundur.
Ia melangkah maju.
Lalu menghilang.
Mata Leon membelalak.
“CEPAT BANGET—”
DUAAAK!!
Satu Executioner langsung terbelah dua.
Tubuhnya hancur menjadi abu hitam sebelum sempat menyadari apa yang terjadi.
Ren muncul kembali beberapa meter di depan.
Aura hitam mengalir di sepanjang pisaunya.
Dan di belakangnya—
Tiga Executioner lain runtuh bersamaan.
Kael langsung tertawa tidak percaya.
“…Gila.”
Executioner King meraung marah.
Rantai-rantai besar melesat ke arah Ren dari segala sisi.
Namun Ren bergerak seperti bayangan.
Cepat.
Dingin.
Mematikan.
DUAK! DUAK! DUAK!
Setiap gerakannya menghancurkan rantai abyss menjadi serpihan hitam.
Elena memperhatikan Ren tanpa berkedip.
Dan jauh di dalam dirinya—
Ia mulai takut.
Karena kekuatan itu terlalu besar.
Terlalu tidak manusiawi.
Namun di saat bersamaan—
Ren masih melindungi mereka.
“JANGAN DIAM SAJA!” bentak Kael.
Elena langsung tersadar.
“Leon! Sisi kiri!”
“Aku lihat!”
DUAAR!! BOOOM!!
Granat cahaya Leon meledak di tengah kumpulan E…
The 10th Battalion
Wadah Terakhir Bangkit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments