Suasana di depan gerbang desa langsung membeku.
Angin malam berhembus dingin melewati pagar kayu sementara semua mata tertuju pada pria berjubah hitam yang berlutut di tanah.
Tubuhnya penuh darah. Bajunya robek. Dan napasnya berat.
Namun yang paling mengejutkan—
Varn mengenalnya.
“…Mustahil,” gumam pria tua itu pelan.
Elias langsung menoleh bingung.
“Siapa dia?”
Varn menelan ludah.
“…Mantan wakil komandan Raven.”
Keheningan langsung terasa berat.
Bahkan Boris berhenti makan.
Dan itu pertanda buruk.
Pria berjubah itu mengangkat wajahnya perlahan.
Rambutnya panjang berantakan. Salah satu matanya tertutup darah kering. Dan bekas luka besar terlihat di lehernya.
Namun tatapannya…
Masih tajam.
“Aku…” napasnya tersendat.
“…mau membunuh Raven.”
Seluruh desa langsung gaduh.
“HAH?!”
“Orang Raven?!”
“Ini jebakan gak?!”
Beberapa anggota batalion langsung mengangkat senjata.
Doran bahkan sudah memegang kapaknya sambil menyeringai kecil.
“Aku suka bagian bunuh-bunuhan.”
“KAU SELALU SUKA BAGIAN ITU!” teriak Elias.
Gerald tetap diam sambil memperhatikan pria itu.
Instingnya langsung bekerja.
Tubuh pria ini memang luka parah.
Namun matanya…
Bukan mata orang lemah.
Dan cara duduknya masih seperti prajurit.
Terlatih.
Berbahaya.
“Nama,” ujar Gerald pendek.
Pria itu mengangkat wajahnya sedikit.
“…Kael.”
Varn langsung menghela napas pelan.
“Jadi benar kau masih hidup…”
Kael tertawa kecil pahit.
“Sayangnya iya.”
Gerald melangkah mendekat.
Pedangnya masih di tangan.
“Kenapa kau di sini?”
Kael diam beberapa detik.
Lalu menjawab pelan:
“Karena Raven sudah gila.”
Angin malam terasa makin dingin.
Kael melanjutkan:
“Awalnya kami cuma bertahan hidup.” “Mengambil makanan.” “Membangun benteng.”
Tatapannya berubah gelap.
“Lalu dia mulai berubah.”
“Berubah gimana?” tanya Luca gugup.
Kael mengepalkan tangannya.
“Dia mulai menikmati pembantaian.”
Suasana langsung sunyi.
Bahkan Doran berhenti bercanda.
Kael menatap tanah.
“Ada desa yang menyerah.” “Ada pengungsi yang minta bergabung.”
Napasnya sedikit…
The 10th Battalion
Pengkhianat Raven
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments