Malam belum turun sepenuhnya saat suasana Blackstone Fort berubah tegang.
Angin dingin berhembus melewati tembok benteng. Obor mulai dinyalakan satu per satu. Dan semua mata sekarang tertuju ke arah utara.
Ke arah datangnya Black Legion.
Di atas tembok—
Elias berdiri sambil melihat debu besar di kejauhan.
“…Aku baru sadar.” “Kita gak pernah dapat tamu normal.”
Boris berdiri di sampingnya sambil makan apel.
“Normal itu langka.”
“…Kau ngomong kayak filsuf miskin.”
Di halaman benteng—
Victor tetap terlihat tenang meski laporan Magnus baru saja datang.
Dan justru itu yang membuat Elena makin curiga.
“Kau gak terlihat takut.”
Victor tersenyum tipis.
“Pedagang yang takut tidak pernah kaya.”
“Hm.” “Pedagang yang terlalu tenang biasanya berbahaya.”
Victor tidak membantah.
Tatapannya justru kembali ke Gerald.
“Aku sarankan cepat ambil keputusan soal kerja sama kita.”
Kael langsung mendengus kecil.
“Karena Magnus datang?”
“Karena dunia tidak menunggu siapa pun.”
Jawaban santai.
Namun benar.
Blackstone Fort baru saja berdiri… dan sekarang Magnus datang langsung.
Artinya satu hal:
Mereka sudah masuk papan permainan besar.
WHUSSH…
Seorang pengintai turun cepat dari menara.
“Visual!”
Semua langsung fokus.
“Jumlah?”
“Sekitar tiga ribu pasukan.”
Elias langsung pucat.
“HAH?!”
Pengintai melanjutkan:
“Dan…” “…mereka bawa siege ram.”
Keheningan turun.
Brakka langsung menyeringai kasar.
“HAHA.” “Dia serius.”
Doran malah terlihat senang.
“AKHIRNYA!”
“KENAPA KAU SEMANGAT TERUS?!” teriak Elias stres.
Gerald tetap melihat utara dalam diam.
Tiga ribu pasukan terlalu banyak untuk Blackstone sekarang.
Benteng mereka belum siap:
tembok masih rusak
persediaan belum stabil
pasukan sedikit
dan pengungsi masih memenuhi halaman dalam
Kalau Magnus menyerang malam ini…
Situasinya buruk.
Mira berjalan mendekat sambil melipat tangan.
“Magnus bukan tipe negosiasi.”
“Hm.”
“Kalau dia datang sendiri…”
Tatapannya dingin.
“…dia mau menghancurkan sesuatu.”
Tak lama kemudian—
DUUMM… DUUMM…
Getaran mulai terasa…
The 10th Battalion
Magnus Sang Penghancur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments