Langit masih gelap saat markas utama Batalyon Ke-10 mulai bergerak.
Lampu sorot menyapu area landasan. Mesin kendaraan tempur menyala satu per satu. Dan suara langkah ratusan prajurit memenuhi udara dingin menjelang pagi.
Seluruh markas berubah seperti sarang monster yang baru bangun.
DUUMM...
Tank bergerak perlahan keluar dari hanggar. Drone pengintai mulai diterbangkan. Helikopter tempur berputar di udara sambil memanaskan mesin.
Semua orang tahu—
hari ini bukan operasi biasa.
Ini perang.
Tak... Tak... Tak...
Reynold berjalan melewati barisan tentara dengan armor hitam tempur lengkap. Mantelnya bergerak diterpa angin dingin subuh.
Tatapannya tajam.
Tidak ada lagi sisa kelelahan dari malam sebelumnya.
Yang tersisa hanya satu hal.
Dendam.
WHUSSH...
Para prajurit langsung berdiri tegak saat ia lewat.
Karena semua orang di markas mendengar rumor yang sama tadi malam.
Black Vulture kembali.
Dan lebih buruk lagi—
Komandan Varro masih hidup.
DUUMM.
Di ruang persiapan utama—
Raven sedang memeriksa senapan sniper miliknya sambil duduk di atas meja logam.
CKLEK.
Ia memasang magazine baru lalu menghela napas pelan.
“Elena.”
“Hm?”
“Lo kelihatan pucat.”
Elena yang sedang memasukkan peluru ke dalam pistol langsung diam sebentar.
“…Gue cuma punya firasat buruk.”
Darius yang sedang memakai armor berat tertawa kecil.
“Firasat buruk lo selalu muncul sebelum perang besar.”
“Dan biasanya benar,” jawab Elena dingin.
Ruangan langsung sunyi beberapa detik.
Karena semua orang sadar—
misi kali ini terasa berbeda.
WHUSSHHH...
Pintu ruang persiapan tiba-tiba terbuka.
BRAKK.
Reynold masuk perlahan.
Dan begitu melihat ekspresinya—
semua orang langsung tahu.
Ia sudah mengambil keputusan.
DUUMM.
“Kita bergerak dalam lima belas menit,” katanya singkat.
Raven berdiri.
“Strateginya?”
Reynold menyalakan hologram besar di tengah ruangan.
Kota Asteria langsung muncul di udara.
Titik merah memenuhi area pusat kota.
“Black Vulture menguasai distrik timur.”
“Bom utama ada di pusat reaktor bawah tanah.”
…
The 10th Battalion
Operasi Sebelum Fajar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments