“Tidak perlu takut.”
Suara Subject 000 terdengar pelan di tengah laboratorium yang hampir runtuh.
“Kau tidak sendirian lagi.”
Ren masih berlutut sambil memegang kepalanya. Napasnya berat dan tidak teratur. Energi hitam terus keluar dari tubuhnya seperti asap pekat.
Bisikan-bisikan itu belum berhenti.
Malah semakin jelas.
“Bunuh mereka…”
“Buka gerbang…”
“Biarkan abyss lahir…”
“Diam…” gumam Ren lirih.
Namun suara-suara itu terasa seperti ribuan orang berbicara langsung di dalam kepalanya.
Elena perlahan bangkit sambil menahan sakit di lengannya. Ledakan energi tadi membuat sebagian dinding laboratorium runtuh.
“Ren…”
Ia melangkah mendekat.
Leon langsung menahannya.
“Jangan dekat-dekat dulu.”
“Dia masih sadar,” balas Elena cepat.
“Tapi kita gak tahu sampai kapan.”
Leon menatap Ren dengan cemas.
Sejak bergabung dengan Battalion, ia belum pernah melihat komandan mereka seperti ini. Ren selalu terlihat tenang. Dingin. Sulit ditebak.
Namun sekarang—
Ia tampak ketakutan.
Dan itu jauh lebih mengerikan dibanding monster mana pun.
Subject 000 memperhatikan mereka tanpa ekspresi.
“Kalian masih menganggapnya manusia?”
Kael menyeka darah di bibirnya sebelum berdiri perlahan.
“Tutupi mulutmu.”
Meski tubuhnya masih sakit, Kael tetap mengangkat senjatanya ke arah Subject 000.
Pria itu hanya melirik sekilas.
Tatapan dingin.
Kosong.
“Lucu,” katanya pelan. “Kalian bahkan tidak tahu apa yang sedang kalian lindungi.”
Kael mengeratkan rahangnya.
“Aku tidak peduli dia apa.”
Jawabannya membuat Elena dan Leon menoleh.
Kael melanjutkan:
“Dia tetap anggota Battalion.”
Untuk pertama kalinya sejak tadi, mata Ren sedikit bergerak.
Ia mendengar itu.
Dan entah kenapa—
Kalimat sederhana itu terasa lebih kuat daripada suara-suara abyss di kepalanya.
Subject 000 tertawa kecil.
“Kesetiaan manusia selalu menarik.”
Ia berjalan pelan mengitari ruangan, melewati tabung-tabung eksperimen yang pecah.
“Kerajaan menciptakan kalian untuk dibuang.”
Tangannya menyentuh salah satu tabung retak.
“Namun kalian masih…
The 10th Battalion
Suara dari Dalam Abyss
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments