BUUUUUUUMMMM!!
Suara tanduk perang mengguncang malam.
Dan dalam satu detik—
Dua pasukan langsung bertabrakan di depan gerbang desa.
CLANG!! DUARR!! CRASSHH!!
Suara logam, kayu patah, dan jeritan bercampur jadi satu.
Panah melesat dari kedua sisi seperti hujan hitam.
“PEMANAH KIRI!” “JANGAN LEPAS FORMASI!”
Elias teriak sampai suaranya hampir habis sambil memegang tombak.
Dan anehnya…
Orang-orang benar-benar mendengarkannya sekarang.
Tombak depan The 10th Battalion mulai membentuk garis pertahanan seadanya.
Tidak sempurna. Masih berantakan.
Namun cukup untuk menahan benturan pertama pasukan Raven.
DUARR!!
Salah satu tentara Raven menghantam tameng Boris.
Namun pria gendut itu malah balik menabraknya seperti banteng.
BRAKK!!
Tentara itu langsung terlempar ke lumpur.
“JANGAN DEKAT-DEKAT DAPUR!”
“ITU BUKAN DAPUR!” teriak Elias.
Di sisi lain—
Doran benar-benar berubah jadi monster perang.
“HAHAHAHAHAHA!”
Kapaknya berputar brutal membelah formasi musuh.
Setiap ayunan membuat tentara Raven terpental.
Darah bercampur hujan. Jeritan menggema di mana-mana.
“MONSTER!” “JANGAN DEKATI DIA!”
Namun Doran malah makin senang.
“AYO LAGI!”
Kael langsung menebas satu tentara Raven sambil berteriak:
“JANGAN BIARKAN MEREKA TEMBUS GERBANG!”
Sementara itu—
Gerald berjalan maju perlahan di tengah kekacauan perang.
Tatapannya hanya ke depan.
Ke arah Raven.
Tentara Raven mencoba menghalangi jalannya.
WHUSSH!!
CRASSHH!!
Satu tebasan.
Satu tubuh jatuh.
Gerald terus berjalan tanpa berhenti.
Efisien. Dingin. Mematikan.
Dan semakin dekat dirinya ke Raven…
Semakin berat tekanan di udara.
Raven juga berjalan maju perlahan.
Tentara di sekitar mereka otomatis menjauh.
Karena bahkan pasukan Raven sendiri tahu—
Kalau dua monster itu bentrok… mereka bisa ikut mati.
“Gerald!”
Kael langsung berteriak.
“Jangan lawan dia sendirian!”
Namun Gerald tidak berhenti.
Sedangkan Raven…
Tersenyum tipis.
“Akhirnya.”
CLANG…
Pedang hitam besar itu perlahan terangkat.
Dan dalam sepersekian detik—
WHUSSH!!
Raven menghilang…
The 10th Battalion
Benturan Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments