Malam terasa jauh lebih tenang setelah Black Legion pergi.
Namun suasana Blackstone Fort…
Berubah total.
Karena semua orang di benteng tahu: barusan mereka selamat dari salah satu monster paling mengerikan di dunia.
Dan lebih gilanya lagi—
Magnus mengakui mereka.
Api unggun menyala di sepanjang halaman benteng sementara tentara dan pengungsi mulai bersorak lega.
Beberapa tertawa. Beberapa menangis. Dan beberapa…
Masih gak percaya mereka hidup.
Elias duduk bersandar di gerbang retak sambil wajah kosong.
“…Aku pengen tidur tiga hari.”
Boris duduk di sampingnya sambil makan dua mangkuk sup sekaligus.
“Kau gak bakal bangun.”
“…Itu justru terdengar indah.”
Di tengah halaman—
Doran tertawa keras sambil menunjuk luka besar di tembok.
“HAHAHAHA!” “PERTARUNGANNYA BAGUS!”
Brakka ikut tertawa kasar.
“HAHA!” “Sudah lama Magnus gak senang kayak tadi!”
Kedua monster besar itu sekarang duduk minum bersama seolah tadi gak hampir menghancurkan dunia.
Elias melihat mereka lalu menghela napas.
“…Kenapa aku hidup di timeline orang gila.”
Sementara itu—
Di atas tembok benteng—
Gerald berdiri sendirian melihat malam.
Angin dingin meniup rambut dan jubah hitamnya.
Darah di tubuhnya masih belum dibersihkan sepenuhnya.
Namun tatapannya tetap tenang.
WHUSSH…
Langkah pelan terdengar dari belakang.
Victor datang sambil membawa dua gelas logam kecil.
“Aku bukan tipe romantis.” “Tapi ini momen bagus.”
Gerald melirik sekilas.
“…Aku gak minum.”
“Sayang.”
Victor meminum sendiri isi gelasnya sambil berdiri di samping Gerald.
Tatapannya melihat Blackstone Fort.
“Selamat.”
“Hm?”
“Kau baru saja melakukan sesuatu yang hampir mustahil.”
Tongkat peraknya mengetuk batu tembok pelan.
“Magnus tidak pernah mengakui benteng orang lain.”
Keheningan turun.
Victor melanjutkan:
“Sekarang rumor tentang tempat ini akan menyebar lebih cepat.”
Tatapannya sedikit menyipit.
“Dan setelah malam ini…”
Senyum tipis muncul.
“…tak ada yang akan menganggap kalian kelompok kecil lagi.”
Gerald diam.
Karena ia tahu itu benar.
Mal…
The 10th Battalion
Benteng yang Diakui
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments