“Bersiap mengeksekusi Raja Abyss.”
Suara Grand Inquisitor menggema ke seluruh abyss.
DUUUUMMMM—
Ribuan lingkaran sihir suci langsung muncul di langit.
Cahaya putih memenuhi dunia merah abyss.
Tekanan sucinya begitu besar hingga tanah mulai retak.
Monster-monster abyss meraung kesakitan sambil melarikan diri.
Sementara itu—
Raven hanya berdiri diam.
Aura hitam-merah masih mengelilingi tubuhnya.
Namun sekarang—
tatapannya berubah.
Dingin.
Kosong.
Seolah sesuatu di dalam dirinya perlahan mati.
Elena langsung berdiri di depan Raven.
“Jangan sentuh dia!”
BOOOOMMMM!!
Aura biru langsung keluar dari tubuh Elena.
Pedangnya menyala terang.
Meski tubuhnya gemetar—
ia tetap berdiri melindungi Raven.
Beberapa prajurit suci langsung menegang.
Karena mereka tahu siapa Elena.
Pahlawan perang Kekaisaran.
Namun Grand Inquisitor bahkan tidak berubah ekspresi.
“Menjauh.”
“Elena…”
“…kau menghalangi eksekusi dunia.”
Elena menggertakkan giginya.
“Dia belum kehilangan kesadarannya!”
“Kalau kita bisa menemukan cara—”
“Tidak ada cara.”
Suara Grand Inquisitor dingin.
Mutlak.
“Begitu inti abyss bangkit…”
“…hanya ada dua pilihan.”
Tatapannya kembali ke Raven.
“Dunia hancur.”
“Atau dia mati.”
Sunyi.
Kalimat itu terasa berat.
Bahkan Leon tidak mampu membantahnya.
Karena jauh di dalam dirinya—
ia tahu pria tua itu benar.
Aura Raven sekarang terlalu berbahaya.
Setiap detik—
kekuatan abyss terus tumbuh.
Dan cepat atau lambat—
Raven akan kehilangan dirinya sepenuhnya.
Namun tiba-tiba—
Raven tertawa kecil.
“Hah…”
Semua mata langsung tertuju padanya.
Raven perlahan mengangkat wajahnya.
Matanya merah terang.
Namun kini—
terdapat kemarahan di sana.
“Jadi…”
“…sejak awal kalian memang tidak pernah melihatku sebagai manusia.”
Grand Inquisitor diam.
Namun itu sudah cukup menjadi jawaban.
Aura hitam di tubuh Raven langsung menjadi liar.
Langit abyss kembali retak.
“Lucu sekali.”
Raven perlahan melangkah maju.
Setiap langkahnya membuat tanah hancur.
“Aku hidup…”
“…bertarung…”
“…hampir mati berkali-kali…”
Tatap…
The 10th Battalion
Eksekusi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments