BOOOOOOOMMMMMM!!!!
Ledakan aura hitam-merah menyapu seluruh abyss.
Tanah runtuh.
Langit pecah seperti kaca.
Retakan hitam menyebar ke seluruh dunia abyss dengan kecepatan mengerikan.
CLANGGG!!
Rantai-rantai kuno yang selama ribuan tahun menyegel makhluk abyss mulai putus satu per satu.
Dan di tengah badai aura itu—
Raven berdiri perlahan.
Tubuhnya dipenuhi retakan hitam.
Aura merah menyelimuti seluruh tubuhnya seperti api.
Namun yang paling mengerikan—
kedua matanya kini merah sepenuhnya.
Leon langsung menegang.
“…Raven?”
Tidak ada jawaban.
Hanya tekanan mengerikan yang terus keluar dari tubuh Raven.
Setiap langkah kecil aura itu membuat tanah hancur.
Monster-monster abyss mulai melarikan diri seperti binatang ketakutan.
Bahkan makhluk rank tinggi abyss pun mulai bersembunyi.
Mereka takut.
Takut pada Raven.
Atau lebih tepatnya—
takut pada sesuatu di dalam dirinya.
[ Akhirnya… ]
Suara kuno itu terdengar puas.
[ Tubuh ini menjadi milikku sepenuhnya. ]
Namun—
Raven perlahan tersenyum.
Senyum dingin.
Dan untuk pertama kalinya—
ia menjawab suara itu.
“Siapa bilang?”
DUUUUMMM!!
Aura merah tiba-tiba meledak dari tubuh Raven.
Mata merah raksasa di langit langsung menyipit.
[ Apa…? ]
Raven memegang kepalanya.
Tubuhnya gemetar.
Namun kali ini—
bukan karena kehilangan kendali.
Melainkan karena ia sedang merebutnya kembali.
“Kalau kau ingin tubuhku…”
“…maka kau harus mati bersamaku.”
BOOOOOOMMMMM!!!
Aura hitam dan merah bertabrakan di dalam tubuh Raven.
Darah hitam keluar dari mulutnya.
Retakan abyss menyebar semakin parah.
Namun Raven tetap tertawa.
Tertawa seperti orang gila.
Leon membelalakkan mata.
“Dia…”
“…melawan abyss dari dalam.”
Elena langsung menggigit bibirnya.
“Kalau terus seperti ini, tubuh Raven akan hancur!”
Namun Raven seolah tidak peduli.
Potongan-potongan ingatan terus muncul di kepalanya.
Jeritan.
Laboratorium.
Simbol abyss.
Dan seorang anak kecil yang dirantai di ruangan gelap.
Anak itu—
dirinya sendiri.
“Sinkronisasi meningkat.”
“Subjek Raven stabil.”
“Dia…
The 10th Battalion
Mata Merah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments