DUUUUMMMMMMMMMMMM!!!!
Gelombang tekanan merah menghantam seluruh Kota Asteria.
Kaca-kaca gedung pecah bersamaan. Lampu jalan meledak satu per satu. Dan langit malam berubah merah gelap seperti kiamat.
“GHHHKK!!”
Puluhan tentara langsung jatuh berlutut.
Beberapa bahkan muntah darah akibat tekanan energi yang keluar dari tubuh Noah.
WHUSSHHHHHH!!!!
Angin besar berputar di sekitar monster itu.
Armor hitam di tubuhnya mulai membuka perlahan seperti makhluk hidup. Tentakel kabel merah menjulur dari punggungnya. Dan mata merahnya kini bersinar jauh lebih terang.
DUUMM.
Noah bukan lagi Titan biasa.
Ia berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih mengerikan.
Elena menatap monster itu dengan wajah pucat.
“…Tekanan energinya naik terus.”
Raven menggertakkan gigi.
“Kalau dia makin besar lagi, seluruh kota bisa hancur.”
DUUMM.
Namun Noah tidak bergerak.
Ia hanya berdiri di tengah jalan sambil menundukkan kepala.
Seolah sedang menahan sesuatu di dalam dirinya.
WHUSSHHH...
Lalu perlahan—
ia mengangkat wajahnya ke arah Reynold.
Dan untuk sepersekian detik—
mata manusianya muncul kembali.
“…Komandan...”
Suara itu kecil.
Lemah.
Namun cukup membuat semua orang membeku.
“Noah!” Elena langsung maju.
Namun Reynold kembali menahan.
“Jangan.”
Tatapannya tetap dingin.
Karena ia tahu—
itu bukan Noah sepenuhnya.
WHUSSHHHH!!!!
Tubuh Noah tiba-tiba bergetar keras.
“GRAAAAAAAHHHHHHHH!!!!”
Tentakel merahnya menghantam gedung sekitar.
BRAKKKKKK!!!!
Dinding beton hancur seperti kertas.
Mobil beterbangan.
Asap dan api memenuhi jalanan.
DUUMM.
Suara Varro kembali menggema dari seluruh kota.
“Menakjubkan bukan?”
Billboard raksasa kembali menyala.
Varro duduk santai sambil meminum kopi.
Seolah semua kehancuran ini hanya hiburan baginya.
“Fase kedua Titan membutuhkan emosi kuat.” “Dan rasa sakit...” “…adalah pemicu terbaik.”
Darius langsung berteriak marah.
“GUE BUNUH LO, VARRO!!”
DUARRRRRR!!!!
Ia menembak billboard lagi.
Namun layar hanya berkedip sebentar sebelum menyala kembali.
Varro tertawa kecil.
“Kal…
The 10th Battalion
Fase Kedua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 300 Episodes
Comments