Hari itu dimulai seperti biasa, tetapi perasaan Airel Virellia tidak lagi berada di tempat yang sama. Cahaya pagi masuk melalui sela-sela jendela kelas, jatuh tipis di atas meja dan buku-buku yang tersusun rapi, sementara suara langkah kaki dan percakapan ringan memenuhi koridor seperti hari-hari sebelumnya. Dari luar, tidak ada yang berubah, semuanya berjalan sesuai pola yang sudah terlalu sering terulang, namun di dalam dirinya ada sesuatu yang masih tertinggal dari sore kemarin dan belum sempat ia rapikan.
Ia berjalan menuju kelas dengan langkah yang teratur, menyapa sekilas beberapa orang yang ia kenal tanpa benar-benar berhenti. Wajahnya tetap tenang, sikapnya tidak menunjukkan sesuatu yang mencolok, tetapi pikirannya terus kembali pada satu titik yang sama. Sosok itu, langkah yang menjauh, dan momen singkat yang hampir terjadi terus berulang di kepalanya dengan cara yang tidak bisa ia hentikan.
Airel duduk di kursinya, membuka buku dan menyiapkan alat tulis seperti biasa, berusaha menempatkan dirinya di rutinitas yang seharusnya ia jalani. Dosen mulai menjelaskan materi, suara yang biasanya cukup untuk menarik fokusnya kini terasa lebih jauh, seperti hanya menjadi latar yang bergerak tanpa benar-benar ia dengarkan. Tangannya tetap mencatat, menyalin beberapa poin penting, tetapi setiap beberapa detik pikirannya kembali melayang tanpa izin.
Ia melirik jam di pergelangan tangannya dengan gerakan kecil yang hampir tidak terlihat. Angka yang muncul bukan waktu yang biasa ia tunggu, tetapi tetap terasa penting hari ini dengan cara yang sulit ia jelaskan. Ada jeda di sana, seolah ia berharap sesuatu terjadi meski ia sendiri tidak tahu apa yang ia tunggu.
“Airel.”
Suara Kalista menariknya kembali, membuatnya sedikit tersadar dari pikirannya yang terlalu jauh.
Airel menoleh pelan, mencoba kembali ke situasi di sekitarnya meski tidak sepenuhnya berhasil. Kalista menatapnya dengan ekspresi yang tidak terlalu tajam, tapi cukup untuk menunjukkan bahwa ada sesuatu yang ia…
Penantian 7 Tahun
BAB 10 - Orang Yang Sama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments