Hari Minggu biasanya menjadi satu-satunya hari ketika rumah benar-benar terasa hidup dan penuh suara. Dari dapur, ibunya memutar lagu lama yang selalu sama setiap akhir pekan, lalu ikut bernyanyi meski liriknya sering keliru. Di halaman depan, ayahnya membersihkan pot tanaman sambil menyalakan radio kecil yang suaranya kadang hilang timbul terkena gangguan.
Bau bawang goreng bercampur sabun lantai dan udara pagi yang masih dingin masuk sampai ke kamar Airel. Aroma itu selalu punya cara aneh untuk membuatnya merasa kembali kecil, seolah hidup tak pernah serumit sekarang. Biasanya hari seperti ini cukup untuk menenangkan kepalanya.
Namun pagi itu dadanya masih terasa berat sejak membuka mata.
Semalam ia hampir tidak tidur. Setiap kali memejamkan mata, wajah Zev muncul bergantian dengan potongan kejadian beberapa hari terakhir. Wajah pucat pria itu di taman, tangan yang menekan pelipis, suara rendah saat menyebut nama asing dengan kebingungan yang nyata.
Rei.
Lalu pesan singkat yang masuk menjelang tengah malam.
Aku butuh waktu buat ngerti beberapa hal.
Tidak dingin. Tidak juga hangat. Hanya menggantung di udara seperti pintu yang dibuka sedikit lalu dibiarkan begitu saja.
Airel sudah membaca kalimat itu entah berapa kali sejak subuh, tetapi tetap tidak tahu harus membalas apa. Ia sempat mengetik hati-hati, lalu menghapus lagi. Menulis panjang terasa berlebihan, membalas singkat terasa salah.
“Airel, kalau udah bangun turun. Tolong beresin gudang atas sekalian.”
Suara ibunya terdengar dari bawah, memotong pikirannya.
Ia mengusap wajah pelan lalu menghela napas.
“Iya, Bu.”
Mungkin menyibukkan diri akan membantu menenangkan kepala.
---
Gudang loteng rumah selalu terasa seperti mesin waktu yang dibiarkan berdebu terlalu lama. Tangga kayu menuju atas berderit setiap kali diinjak, dan udara di sana selalu lebih panas meski pagi masih muda. Kotak-kotak kardus bertumpuk di sudut, beberapa sudah penyok dimakan usia.
Ada mainan masa kecil tanpa roda, kipas angin rusak, buku sek…
Penantian 7 Tahun
BAB 54 - Foto Yang Sobek
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments