Malam turun lebih cepat dari biasanya, atau setidaknya begitulah yang terasa bagi Zevarion Hale. Lampu-lampu kota menyala satu per satu, membentuk garis cahaya panjang di antara jalan raya dan gedung tinggi yang berdiri rapat. Dari jendela apartemennya di lantai atas, ia memandang ke luar tanpa benar-benar melihat pemandangan di hadapannya. Matanya tertuju ke kota, tetapi pikirannya masih tertahan di taman kampus sore tadi.
Ia masih mengingat pertanyaan Airel dengan terlalu jelas. Cara gadis itu menatap lurus tanpa ragu, seolah siap menerima jawaban apa pun yang keluar darinya. Tidak ada nada menuduh, tidak juga memohon, hanya keinginan tulus untuk mengerti. Justru karena itu, Zev merasa lebih sulit menjawab.
Kamu sengaja menghindari aku?
Kalimat sederhana itu terus terulang di kepalanya. Lalu disusul jawabannya sendiri yang terdengar kaku dan hambar. Ia bahkan masih bisa merasakan berat saat mengucapkan kalimat terakhir sebelum pergi.
Kamu sebaiknya enggak terlalu dekat sama aku.
Zev mengembuskan napas perlahan. Ia tahu ucapan itu terdengar dingin, bahkan bisa dianggap kasar jika didengar orang lain. Namun menurutnya, itu jauh lebih aman dibanding mengatakan sesuatu yang bahkan belum bisa ia pahami sendiri.
Ia melepas jam tangan dari pergelangan, meletakkannya di meja dekat sofa, lalu berjalan ke dapur. Langkahnya tenang dan teratur seperti biasa, nyaris tanpa bunyi. Ia mengambil gelas, mengisinya dengan air dingin, lalu meneguk setengahnya dalam sekali minum.
Dari luar, ia tampak sama seperti setiap malam. Pria yang hidup dengan jadwal rapi, kebiasaan teratur, dan ekspresi yang sulit ditebak. Namun malam ini, ketenangan itu hanya berada di permukaan. Di dalam dirinya, ada sesuatu yang terus bergerak tanpa arah.
Setiap kali ia memejamkan mata, wajah Airel muncul.
Bukan hanya wajah gadis itu sekarang. Bukan sekadar rambut yang tertiup angin atau mata yang menatapnya dengan tenang. Ada hal lain yang datang bersamaan dengannya, sesuatu yang lebih tua dan lebih dalam.…
Penantian 7 Tahun
BAB 18 - Kilas Balik Yang Rusak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments