Kebahagiaan kecil sering membuat seseorang lengah. Saat hari-hari mulai terasa ringan, manusia mudah percaya bahwa semuanya akan berjalan baik-baik saja. Padahal hidup punya kebiasaan aneh, ia gemar menguji sesuatu justru ketika hati sedang nyaman menjaganya.
Beberapa hari terakhir, dunia Airel Virellia berubah lebih hangat dari biasanya. Jalan menuju kampus tak lagi terasa panjang, jam kerja di toko buku lewat tanpa banyak keluhan, dan sore hari di halte kini identik dengan satu sosok yang muncul seolah kebetulan padahal terlalu sering terjadi untuk disebut begitu. Ia mulai hafal langkah kaki Zevarion Hale, cara pria itu memanggil namanya, juga perhatian kecil yang selalu diberikan dengan wajah datar seakan itu hal biasa.
Airel bahkan mulai terbiasa diganggu. Ia terbiasa pada pesan singkat yang datang malam-malam, pada kopi yang tiba-tiba sudah tersedia di meja, pada kalimat sederhana seperti sudah makan atau pulang hati-hati. Semua hal kecil itu diam-diam menempati ruang yang sebelumnya kosong.
Mungkin karena itulah, ketika sesuatu yang asing datang, guncangannya terasa lebih besar dari seharusnya.
Pagi itu kampus ramai oleh persiapan festival tahunan. Tenda berwarna putih berdiri di halaman depan, panitia berlarian sambil membawa gulungan kabel dan banner, sementara musik dari pengeras suara terdengar putus-putus karena sedang diuji coba. Udara masih segar setelah hujan malam, tetapi suasana sudah sibuk sejak pagi.
Airel berjalan bersama Kalista menuju gedung utama sambil membawa lembar tugas yang harus dikumpulkan sebelum siang. Kalista berbicara terus tanpa jeda, seperti biasa, sementara Airel lebih banyak mendengar.
“Kamu nanti jaga stand jam berapa?”
“Jam dua sampai lima.”
“Zev juga katanya bantu dokumentasi.”
Airel berusaha terdengar santai. “Oh.”
Kalista melirik dengan senyum tipis. “Oh yang bahagia.”
“Aku biasa aja.”
“Kalau bohong, minimal jangan senyum dulu.”
Airel hendak membalas, tetapi langkahnya mendadak melambat. Pandangannya tertarik ke depan gedung…
Penantian 7 Tahun
BAB 32 - Seseorang Dari Masa Lalu Zev
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments