Ada jenis tatapan yang bisa dirasakan bahkan sebelum benar-benar terlihat. Tatapan itu tidak bersuara, tidak menyentuh, dan tidak memanggil nama siapa pun, tetapi cukup kuat untuk membuat seseorang menoleh karena merasa sedang diperhatikan. Airel Virellia baru memahami hal semacam itu setelah Zevarion Hale hadir terlalu sering dalam harinya.
Dan belakangan, terlalu sering menatapnya diam-diam.
Semua bermula dari hal kecil yang nyaris tidak penting. Pagi itu kelas Statistik berjalan lambat seperti biasa, dengan dosen yang membaca slide satu per satu memakai nada datar tanpa perubahan. Suara pendingin ruangan berdengung lembut, beberapa mahasiswa menguap terang-terangan, dan beberapa lainnya menunduk sibuk pada ponsel yang disembunyikan di bawah meja.
Airel duduk di baris tengah bersama Kalista. Ia berusaha mencatat poin-poin yang muncul di layar, meski pikirannya beberapa kali melayang ke luar jendela tempat langit tampak pucat dan mendung. Ujung pulpen bergerak otomatis di buku, namun fokusnya tidak benar-benar ada di sana.
Ada rasa aneh sejak beberapa menit lalu.
Seperti seseorang sedang melihatnya.
Mula-mula ia mencoba mengabaikan. Ia menggeser posisi duduk, merapikan rambut di belakang telinga, lalu kembali menatap layar depan. Namun sensasi itu tidak hilang, justru makin jelas seperti dorongan kecil yang meminta direspons.
Akhirnya Airel menoleh perlahan ke belakang.
Di baris dua kursi dari sana, Zev duduk menyandarkan punggung ke kursi. Tangannya terlipat santai, sementara matanya tertuju lurus ke arahnya tanpa berusaha menyembunyikan apa pun. Begitu tatapan mereka bertemu, Zev langsung memalingkan wajah ke depan dan menatap slide dosen seolah sejak tadi sangat fokus pada materi kuliah.
Airel membeku beberapa detik.
Kalista yang melihat perubahan ekspresinya mencondongkan badan sedikit. “Kenapa?”
“Enggak kenapa-kenapa.”
“Kamu merah.”
“Aku panas.”
“AC nyala dua.”
Airel pura-pura kembali menulis. Ia menunduk pada buku catatan, tetapi huruf-huruf yang dibuatnya mu…
Penantian 7 Tahun
BAB 25 - Tatapan Yang Sulit Dijelaskan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments