Sore itu tidak memberi jeda, seolah waktu memilih melanjutkan sesuatu yang sempat tertahan terlalu lama tanpa benar-benar menunggu kesiapan siapa pun. Langit menggantung dengan warna yang tidak sepenuhnya terang, sementara udara terasa sedikit lebih berat, menempel di kulit tanpa alasan yang jelas. Di ujung halte yang sudah terlalu akrab baginya, Airel Virellia berdiri dalam diam, napasnya tidak lagi setenang hari-hari sebelumnya, dan pikirannya tidak lagi bisa ia arahkan dengan mudah.
Ia datang lebih awal lagi, bahkan sebelum bayangan panjang mulai terbentuk di jalan. Langkahnya tadi tidak ragu, tetapi juga tidak sepenuhnya ringan, seperti ada sesuatu yang menariknya ke tempat itu tanpa perlu dipikirkan. Tangannya menggenggam tali tas lebih erat dari biasanya, sementara matanya sudah tertuju ke arah jalan sejak ia berhenti melangkah.
Jam di pergelangan tangannya menunjukkan waktu yang masih terlalu cepat untuk kebiasaan yang selama ini ia jalani. Ia melirik sekilas, lalu kembali mengalihkan pandangan ke depan, seolah angka itu tidak lagi menjadi satu-satunya penanda. Waktu tetap bergerak, tetapi perasaannya berjalan dengan cara yang berbeda, lebih cepat, lebih sadar, dan lebih sulit diabaikan.
Airel tidak langsung duduk, ia tetap berdiri beberapa saat, mencoba menenangkan sesuatu yang tidak bisa ia beri nama. Orang-orang di sekitarnya datang dan pergi seperti biasa, beberapa duduk sebentar, sebagian langsung naik kendaraan yang mereka tunggu, dan sisanya berjalan tanpa benar-benar memperhatikan sekitar. Semua terlihat sama, tidak ada yang berubah secara jelas, tetapi bagi Airel, setiap gerakan kini terasa lebih penting dari sebelumnya.
Ia memperhatikan lebih banyak dari biasanya, bukan hanya sekilas, tetapi dengan fokus yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya. Setiap langkah orang yang melintas, setiap bayangan yang bergerak di kejauhan, semuanya seperti memiliki kemungkinan yang tidak bisa ia abaikan. Perasaan itu tidak lagi samar, tidak lagi tipis, melainkan mula…
Penantian 7 Tahun
BAB 11 - Tatapan Tertinggal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments