Setelah hari hujan di taman lama itu, sesuatu di antara mereka berubah pelan namun jelas. Perubahannya tidak datang lewat peristiwa besar atau ucapan yang mudah dikenali. Tidak ada kedekatan mendadak yang membuat orang sekitar mulai bergosip, tidak ada suasana canggung yang terlalu kentara, dan tidak ada satu momen tertentu yang bisa disebut sebagai awal.
Dari luar, Zevarion Hale tetap pria yang sama. Ia masih berjalan dengan langkah tenang, bicara seperlunya, dan menjaga jarak dari kebanyakan orang. Wajahnya tetap sulit dibaca, seolah apa pun yang ia pikirkan selalu berhenti di balik tatapan datar yang rapi ia pertahankan.
Namun bagi Airel Virellia, perbedaannya terasa nyata.
Zev mulai berhenti saat berpapasan dengannya di koridor kampus. Ia tidak selalu menyapa, tetapi langkahnya tak lagi langsung berlalu seperti sebelumnya. Kadang ia menatap beberapa detik lebih lama, lalu pergi tanpa berkata apa-apa, meninggalkan sesuatu yang terus mengganggu pikiran Airel setelahnya.
Dan yang paling aneh, ia mulai berbicara.
Bukan percakapan panjang, bukan pula sikap hangat seperti orang yang sudah lama dekat. Hanya kalimat-kalimat pendek, komentar singkat, atau pertanyaan sederhana yang muncul di waktu tak terduga. Namun jika dibanding cara Zev memperlakukan orang lain, perubahan itu cukup besar untuk disadari.
Pagi itu, Airel berdiri di depan mesin minuman otomatis dekat gedung perpustakaan. Lorong masih cukup sepi karena jam kuliah baru akan dimulai. Ia menekan tombol pilihan minuman dua kali, lalu menunggu beberapa detik dengan sabar.
Mesin tetap diam.
Ia menekan sekali lagi, kali ini sedikit lebih keras. Lampu indikator menyala, tetapi kaleng yang seharusnya jatuh tetap tidak bergerak. Airel menghela napas dan menatap layar kecil mesin itu dengan kesal tipis.
“Dipukul sedikit.”
Suara rendah dari samping membuatnya menoleh.
Zev berdiri tidak jauh darinya dengan satu tangan masuk ke saku celana. Wajahnya tenang seperti biasa, seolah kemunculannya di sana sama sekali tidak pe…
Penantian 7 Tahun
BAB 20 - Bukan Kebetulan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments