Senja turun perlahan di atas kota, meninggalkan garis jingga tipis yang terselip di antara gedung-gedung tinggi. Udara masih lembap setelah hujan siang tadi, sementara jalanan di bawah dipenuhi kendaraan pulang kerja yang bergerak lambat dengan lampu menyala satu per satu. Dari jendela apartemennya, semuanya tampak jauh, seolah dunia sedang berjalan biasa sementara dadanya sendiri sibuk menahan ribut.
Airel berdiri di depan cermin kamar lebih lama dari biasanya. Ia sudah berganti pakaian dua kali sejak setengah jam lalu, dan tidak satu pun terasa tepat. Kemeja putih terlihat terlalu resmi, gaun sederhana justru membuatnya seperti datang ke acara yang salah, sampai akhirnya ia memilih blus biru muda dan celana panjang krem yang paling nyaman dipakai.
Rambutnya dibiarkan terurai, hanya sebagian kecil diselipkan ke belakang telinga. Ia menatap bayangannya sendiri beberapa saat, lalu menghela napas pelan sambil merapikan ujung lengan baju yang sebenarnya sudah rapi sejak tadi. Tangannya sibuk karena pikirannya tidak tenang.
Hari ini ia ingin berhenti bersembunyi. Beberapa minggu terakhir hidupnya dipenuhi tarik ulur, pertanyaan setengah jadi, dan perasaan yang tumbuh tanpa izin. Zev datang ke hidupnya seperti orang yang tahu jalan masuk, lalu beberapa kali pergi seolah tidak merasa meninggalkan apa-apa.
Airel lelah bersikap biasa saja. Ia lelah menjawab dirinya sendiri dengan alasan-alasan yang tidak pernah jujur. Kalau malam ini berjalan buruk, setidaknya ia tidak akan menyesal karena diam terlalu lama.
Ponselnya menyala di atas meja rias.
Pesan dari Zev.
Aku sudah sampai duluan. Santai aja.
Tanpa sadar bibir Airel terangkat tipis. Reaksi kecil itu membuatnya kesal pada diri sendiri, karena bahkan setelah semua kebingungan yang Zev bawa, satu pesan singkat masih bisa memengaruhi suasana hatinya.
Ia mengetik balasan, lalu menghapusnya. Menulis lagi, menghapus lagi. Setelah beberapa kali berubah pikiran, ia hanya mengirim satu kata sederhana.
Iya.
Sesudah itu ponselnya d…
Penantian 7 Tahun
BAB 70 - Sebelum Semuanya Hancur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments