Rave menatap meja kerjanya cukup lama sampai matanya sendiri terasa perih. Dari kejauhan, benda-benda di atas permukaan kayu itu mungkin hanya tampak seperti berantakan biasa, tetapi baginya semuanya menyerupai bom yang menunggu waktu meledak. Map tua terbuka di beberapa sisi, lembar hasil cetak arsip digital bertumpuk miring, foto-foto lama tersebar tanpa urutan, dan catatan tangan memenuhi kertas kecil yang ia tulis terburu-buru sejak seminggu terakhir.
Ia bahkan lupa kapan terakhir kali membereskan ruangan itu. Gelas kopi dingin masih ada di sudut meja, jaket terlempar di sofa, dan lampu meja menyala sejak dini hari. Namun kekacauan di luar ruangan masih kalah jauh dibanding isi kepalanya. Di sana, nama-nama yang dulu terasa tidak saling berkaitan kini tersambung dengan garis yang membuat napasnya sesak.
Keluarga Hale. Keluarga Aryatama. Kecelakaan tujuh tahun lalu. Anak hilang. Pergantian identitas. Foto sobek. Liontin berinisial R.A. Dan di tengah pusaran itu, ada dua orang yang paling ingin ia lindungi.
Airel dan Zev.
Rave menjatuhkan tubuh ke kursi kerja, lalu mengusap wajah kasar-kasar. Ia hanya tidur dua jam semalam, itupun terputus beberapa kali karena pikirannya menolak tenang. Setiap kali hampir terlelap, otaknya kembali menyusun potongan fakta seperti mesin yang tak mengenal lelah.
“Enggak mungkin...” gumamnya lagi.
Kalimat itu sudah ia ucapkan berkali-kali sejak pagi, tetapi semakin sering diulang, semakin lemah terdengarnya. Penolakan hanya bertahan selama bukti belum cukup. Sekarang bukti mulai berdiri sendiri.
Ia mengambil satu foto lama yang kemarin diam-diam dibawa dari rumah orang tuanya. Gambar itu memperlihatkan beberapa keluarga berdiri bersama di acara makan malam formal. Para orang dewasa mengenakan pakaian rapi dan tersenyum ke kamera dengan gaya khas orang yang ingin terlihat harmonis. Anak-anak berdiri di depan, sebagian tampak bosan, sebagian lagi memaksa senyum.
Di sisi kiri ada Airel kecil dengan rambut dikuncir dua. Di sisi kanan berd…
Penantian 7 Tahun
BAB 58 - Rave Makin Curiga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments