Perasaan sering datang diam-diam dan memilih jalan yang nyaris tidak terdengar. Ia tidak selalu muncul lewat pengakuan besar, bunga, atau momen yang membuat dunia seolah berhenti berputar. Kadang ia menyelinap lewat rasa kesal yang datang tiba-tiba, lewat sikap jutek tanpa sebab jelas, lalu baru disadari ketika semuanya telanjur mengganggu pikiran.
Pagi itu kampus jauh lebih ramai dari biasanya karena seminar antar fakultas yang diwajibkan untuk beberapa kelas. Lobi gedung utama dipenuhi mahasiswa dengan map di tangan, panitia sibuk memeriksa daftar hadir, dan spanduk besar tergantung di dekat pintu aula. Suara langkah kaki bercampur dengan bunyi mikrofon yang sedang diuji, menciptakan keributan yang membuat kepala cepat lelah.
Airel Virellia datang bersama Kalista sambil membawa map tugas dan kopi dingin ukuran sedang. Ia mengenakan kemeja biru muda sederhana dengan celana bahan hitam, rapi seperti biasa, meski wajahnya jelas menunjukkan bahwa ia tidak bersemangat datang. Seminar bukan hal yang ia minati, tetapi absensi dosen membuat semua pilihan menjadi tidak penting.
“Kalau bukan karena tanda tangan hadir, aku masih tidur sekarang,” keluh Kalista sambil menguap lebar.
“Kamu tiap kuliah pagi juga tidur,” jawab Airel tanpa menoleh.
“Itu beda.”
“Bedanya apa?”
“Itu tidur ilmiah. Ada niat menuntut ilmu di dalam mimpi.”
Airel tertawa kecil sambil menggeleng. “Kamu harusnya daftar jadi pembicara seminar.”
“Aku bisa bahas topik bertahan hidup di kelas delapan pagi.”
Mereka baru beberapa langkah masuk ke lobi ketika langkah Airel melambat dengan sendirinya. Matanya menangkap sosok yang terlalu mudah dikenali di tengah keramaian.
Zevarion Hale berdiri di dekat meja registrasi bersama seorang perempuan.
Perempuan itu tinggi dan berpenampilan rapi. Rambut panjang lurusnya jatuh sampai punggung, blazer krem membungkus tubuh rampingnya, dan sepatu hak rendah membuat posturnya semakin tegak. Ia berbicara sambil tersenyum ringan, sesekali mengangkat tangan saat menjelaskan sesu…
Penantian 7 Tahun
BAB 28 - Cemburu Yang Aneh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments