Sore itu kampus jauh lebih ramai dari biasanya, seolah seluruh mahasiswa memutuskan pulang pada jam yang sama. Beberapa kelas dibubarkan lebih cepat karena dosen berhalangan hadir, membuat lorong-lorong dipenuhi langkah tergesa, suara tawa, dan percakapan yang saling bertumpuk. Pintu lift terus terbuka dan tertutup, sementara tangga menjadi jalur utama bagi mereka yang malas menunggu terlalu lama.
Airel Virellia keluar dari perpustakaan sambil memeluk dua buku pinjaman di dadanya. Ia menahan satu buku dengan siku agar tidak tergelincir, lalu melirik jam di layar ponselnya. Jika bergerak cepat, ia masih bisa sampai halte sebelum jalanan depan kampus penuh kendaraan pulang kantor.
Langit sudah mendung sejak siang. Warna abu-abu menggantung rendah di atas gedung-gedung sekitar, membuat sore terasa datang lebih cepat. Udara juga berubah dingin, meski hujan belum turun setetes pun.
Airel mempercepat langkah menuruni lorong samping perpustakaan. Rambutnya bergerak halus tertiup angin dari jendela terbuka, dan ia sedang sibuk menata posisi buku ketika suara yang kini terlalu akrab baginya terdengar dari belakang.
“Airel.”
Langkahnya melambat, lalu ia menoleh.
Zevarion Hale berjalan dari arah tangga dengan tas selempang hitam di bahu. Wajahnya tenang seperti biasa, seolah bertemu di tengah keramaian itu hanyalah kebetulan kecil yang tidak perlu dibahas. Padahal Airel mulai tahu, kebetulan dan Zev sering kali datang dalam kalimat yang sama.
“Kamu ngagetin orang,” kata Airel sambil kembali berjalan.
“Kamu gampang kaget.”
“Kamu muncul tiba-tiba.”
“Aku jalan dari tadi.”
Airel mendecak pelan. “Iya, terus aku harus tepuk tangan?”
“Kalau kamu mau.”
Ia menoleh singkat, mendapati Zev benar-benar menjawab dengan nada datar. Hal itu justru membuat Airel menahan senyum. Ia melanjutkan langkah menuju tangga utama, dan seperti beberapa minggu terakhir, Zev berjalan sejajar di sampingnya tanpa diminta.
“Kamu ke mana?” tanya Airel.
“Pulang.”
“Bagus. Aku juga.”
“Berarti tujuan kita sama.”
A…
Penantian 7 Tahun
BAB 23 - Hujan Dan Satu Payung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments