Ada hal-hal kecil yang baru terasa berarti setelah seseorang hadir terlalu sering dalam hidup kita. Bukan hadiah mahal, bukan pengakuan besar yang membuat dunia seolah berhenti berputar, dan bukan pula kejadian dramatis yang bisa diceritakan berulang kali kepada orang lain. Kadang hanya kebiasaan sederhana yang nyaris luput diperhatikan, tetapi diam-diam cukup untuk menggeser isi hati sedikit demi sedikit.
Bagi Airel Virellia, hal kecil itu adalah namanya sendiri. Nama yang selama ini terdengar biasa saja, empat huruf yang tak pernah ia pikirkan lebih jauh. Dipanggil dosen saat absensi, diteriakkan Kalista dari ujung koridor, disebut ibunya dari dapur rumah ketika makan malam siap, atau tertulis datar di formulir dan kartu identitas tanpa arti khusus.
Namun sejak Zevarion Hale hadir terlalu sering dalam harinya, nama itu terasa berubah. Bukan karena bentuknya berbeda, bukan karena mendadak menjadi indah. Melainkan karena cara pria itu mengucapkannya membuat satu kata sederhana terdengar seperti sesuatu yang disimpan baik-baik.
Ia menyadarinya pada suatu pagi di perpustakaan kampus. Ruangan masih sepi, hanya ada beberapa mahasiswa yang duduk berjauhan dengan wajah mengantuk dan tumpukan buku di meja masing-masing. Cahaya matahari masuk dari jendela tinggi, memantul di permukaan meja kayu panjang dan lantai yang mengilap.
Airel duduk di sudut favoritnya sambil menyalin catatan dari laptop ke buku tulis. Ia terlalu fokus mengejar tugas yang tertunda sampai tidak sadar ada seseorang berdiri di samping kursinya.
“Airel.”
Suara rendah itu datang dekat dan pelan, seolah sengaja menjaga keheningan ruangan. Airel mendongak cepat dan mendapati Zev berdiri sambil memegang dua gelas kopi kertas.
“Kamu ngagetin orang.”
“Aku udah manggil dua kali.”
“Enggak kedengeran.”
Zev meletakkan satu gelas di mejanya, lalu duduk di kursi seberang tanpa meminta izin lebih dulu seperti biasa. Gerakannya tenang dan seolah semua itu wajar.
“Makanya aku panggil lebih dekat.”
Airel menatap kopi it…
Penantian 7 Tahun
BAB 27 - Nama Di Bibirnya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments