Mobil Rave berhenti di halaman rumah lama keluarga Airel tepat lewat tengah malam. Mesin dimatikan, tetapi keduanya tetap diam di tempat masing-masing selama beberapa detik, seolah tidak ada yang siap membuka pintu dan menghadapi sisa malam yang belum selesai. Hujan tipis turun di luar, menimbulkan bunyi halus di kap mobil dan genangan kecil di batu halaman.
Perjalanan dari taman tadi berlangsung hampir tanpa suara. Hanya ada dengung mesin, suara wiper yang bergerak teratur, dan napas tertahan yang sesekali terdengar di dalam kabin sempit itu. Airel duduk di kursi penumpang dengan pandangan kosong ke luar jendela, melihat lampu-lampu jalan yang memanjang lalu hilang satu per satu.
Tangannya dingin sejak tadi. Ia sudah beberapa kali mencoba menggosok jemarinya sendiri, tetapi hawa beku itu seperti datang dari dalam tubuh. Kepalanya penuh suara, penuh potongan wajah, penuh kalimat yang tak berhenti berputar.
Zev adalah Kaizan.
Nama itu terus kembali seperti gema yang tak bisa dimatikan.
Rave menatap setir beberapa saat sebelum akhirnya bersuara. Nada suaranya rendah, jauh lebih lelah daripada biasanya.
“Masuk dulu. Aku mau nunjukkin semuanya.”
Airel menoleh pelan. Matanya sembap, tetapi kosong.
“Sekarang?”
“Kalau ditunda, kamu enggak bakal bisa tidur.”
Airel tersenyum hambar yang lebih mirip luka.
“Aku juga enggak yakin bisa tidur setelah tahu.”
Rave menarik napas panjang. “Aku tahu.”
Mereka turun dari mobil dan berjalan menuju pintu samping rumah yang sudah lama jarang dipakai. Cat kayunya sedikit mengelupas, gagangnya dingin saat disentuh, dan aroma lembap langsung menyambut begitu pintu dibuka. Rumah itu masih milik keluarga Airel, tetapi sejak mereka pindah ke tempat baru, sebagian besar ruangan dibiarkan kosong dan hanya sesekali dibersihkan.
Lampu ruang tengah dinyalakan. Cahaya kuning redup jatuh di sofa lama, lemari pajangan berkaca, dan jam dinding yang masih berdetak pelan seperti tak pernah peduli siapa yang datang dan pergi. Tempat itu langsung menyeret ke…
Penantian 7 Tahun
BAB 75 - Anak Yang Hilang Itu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments