Hari itu bergerak dengan ritme yang terasa lebih lambat dari biasanya, seolah waktu sengaja ditarik lebih panjang tanpa alasan yang jelas. Sejak pagi, Airel Virellia sudah berusaha menjalani semuanya seperti rutinitas yang selama ini ia pegang, datang tepat waktu, duduk di kursi yang sama, dan membuka buku dengan sikap yang terlihat tenang. Dari luar, tidak ada yang tampak berubah, tidak ada tanda bahwa pikirannya sedang tidak berada di tempat yang sama dengan tubuhnya.
Namun di dalam dirinya, sesuatu tidak berhenti bergerak.
Nama itu terus muncul tanpa diminta, berulang di kepalanya dengan cara yang tidak bisa ia hentikan. Zevarion Hale, dua kata yang sederhana, tetapi membawa terlalu banyak hal yang tidak bisa ia jelaskan. Wajah itu juga ikut muncul, tidak lagi samar seperti sebelumnya, melainkan jelas dengan detail yang semakin sulit untuk diabaikan.
Airel mencoba fokus pada penjelasan dosen di depan, mencoba menangkap setiap kata yang disampaikan. Tangannya tetap menulis, mencatat beberapa poin penting, bahkan sesekali mengangguk seolah benar-benar mengikuti alur pembelajaran. Namun di sela-sela itu, pikirannya tetap terlepas, kembali pada satu momen yang terus berulang tanpa henti.
Tatapan itu.
Jarak yang terlalu dekat.
Dan sesuatu yang terasa lebih dari sekadar kebetulan.
Kelas berakhir tanpa ia benar-benar menyadari kapan tepatnya dosen menutup pembelajaran. Suara kursi yang bergeser dan langkah kaki yang memenuhi ruangan kembali menariknya ke kenyataan. Airel menutup bukunya perlahan, gerakannya tenang, meski pikirannya masih tertinggal di tempat lain.
“Kamu pulang sekarang?” tanya Kalista dari samping, nada suaranya ringan namun tetap penuh perhatian.
Airel mengangguk kecil. “Iya.”
Kalista memperhatikannya beberapa detik, lalu tersenyum tipis. “Jangan bengong di jalan.”
Airel hanya membalas dengan sedikit lengkungan di bibirnya, tidak benar-benar menjawab, lalu berdiri dan berjalan keluar kelas bersama arus mahasiswa lainnya.
Koridor kampus terasa lebih pad…
Penantian 7 Tahun
BAB 14 - Pertemuan Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments