Beberapa hari setelah pertemuan di kafe, hidup Airel pelan-pelan kembali ke ritme yang lebih tenang. Bukan tenang yang benar-benar bersih dari masalah, melainkan tenang yang cukup untuk bernapas tanpa dada terasa sesak setiap saat. Ada ruang kecil di antara kekacauan yang akhirnya bisa ia tempati.
Bukan berarti semuanya selesai. Nama Reyan masih sesekali muncul di pikirannya tanpa diundang. Ucapan Rave masih meninggalkan bayangan yang belum sempat ia pahami. Masa lalu Zev tetap seperti pintu tertutup yang kadang bergetar dari dalam, membuat siapa pun tahu ada sesuatu di balik sana.
Namun di antara semua hal rumit itu, ada perubahan sederhana yang justru paling terasa.
Zev kembali hadir.
Bukan dengan cara besar atau dramatis. Ia tidak datang membawa penjelasan lengkap, tidak mengucapkan janji manis, dan tidak berusaha menjadi seseorang yang tampak sempurna. Ia hanya kembali hadir dalam bentuk yang paling nyata dan paling menenangkan.
Ia ada.
Pagi hari, pesan singkat muncul saat Airel baru membuka mata. Kadang hanya satu kalimat sederhana, kadang cuma dua kata yang dikirim tanpa emoji dan tanpa basa-basi, sangat khas dirinya.
Sudah bangun?
Kadang setelah itu muncul foto langit mendung dari jendela apartemennya. Awan abu-abu, gedung-gedung jauh, atau secuil matahari yang baru naik. Tidak ada penjelasan apa-apa, tetapi Airel tahu itu caranya berkata bahwa ia sedang memikirkan seseorang.
Kadang pesan yang datang lebih singkat lagi.
Makan.
Airel sering mendelik sendiri membaca itu. Ia akan membalas sambil pura-pura kesal, padahal bibirnya sudah menahan senyum.
Bukan anak TK.
Beberapa menit kemudian balasan lain muncul.
Bisa jadi. Kamu suka lupa sarapan.
Airel akan memutar mata meski tak ada yang melihat. Namun tangannya tetap memegang ponsel sedikit lebih lama. Hal-hal kecil seperti itu anehnya jauh lebih ampuh menenangkan daripada ucapan panjang yang berusaha terdengar indah.
Di kampus, Zev beberapa kali muncul tanpa pemberitahuan. Ia berdiri di dekat gedung fakultas sam…
Penantian 7 Tahun
BAB 42 - Kembali Seperti Semula
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments